Rupiah Perkasa, Dollar AS Dekati Rp 11.700

Kompas.com - 23/03/2009, 10:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, sejak pekan lalu hingga hari ini terus bergerak naik mendekati Rp 11.700 per dollar AS karena pelaku masih membeli mata uang Indonesia.
   
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, Senin (23/3) pagi, menguat menjadi Rp 11.750/11.760 per dollar dibanding penutupan hari sebelumnya, Rp 11.785/11.790 per dollar atau naik 35 poin.
   
Pengamat pasar uang Farial Anwar di Jakarta mengatakan, para pelaku pasar kembali membeli rupiah sambil menunggu bank sentral AS (The Fed) membeli obligasi Pemerintah AS pada hari ini. "The Fed berencana membeli obligasi yang diterbitkan pemerintah sebesar 300 miliar dollar AS," ucapnya.
   
Menurut dia, bila pembelian obligasi itu dilakukan, maka pasar AS akan kembali menekan mata uang Uwak Sam itu terkoreksi. "Dollar AS pada pekan lalu cenderung tertekan pasar setelah adanya rencana The Fed untuk membeli obligasi itu," ucapnya.
   
Ia mengatakan, para pelaku pasar semula memperkirakan rupiah akan merosot tajam karena Pemerintah AS secara besar-besaran akan menarik mata uangnya di pasar dunia untuk mendanai paket stimulus sektor keuangan. "Penarikan dollar itu dilakukan dengan menerbitkan obligasi yang cukup besar tertahan oleh rencana The Fed yang akan membeli obligasi itu," ucapnya.

Rupiah, menurut dia, kemungkinan kembali menguat karena sentimen positif pasar masih berlanjut sampai saat ini. "Mata uang Indonesia diperkirakan akan bisa mendekati angka Rp 11.500 per dollar AS, apabila kondisi pasar seperti itu masih terjadi," ucapnya.
   
Ia mengatakan, posisi rupiah saat ini dinilai sangat baik, namun kenaikannya diharapkan tidak terlalu cepat karena Bank Indonesia (BI) harus menjaga. "BI harus menahan laju kenaikan rupiah apabila ada faktor negatif sehingga penurunannya tidak begitu tajam," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau