SINGAPURA, KOMPAS.com — Melemahnya dollar AS membuat daya tarik emas kembali kinclong. Alhasil, harga emas hari ini pun ikut terdongkrak.
Asal tahu saja, dollar keok dan mendekati level paling lemah dalam dua bulan terakhir jika dihadapkan dengan euro. Hal ini terjadi setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Timothy Geithner merilis kebijakan stimulus baru senilai 1 triliun dollar AS untuk membeli aset-aset properti yang tidak likuid. Harga emas diprediksi akan terus mengalami kenaikan karena investor tengah mencari investasi alternatif yang lebih menguntungkan.
“Emas memiliki keterkaitan yang erat dengan dollar,” jelas Wallace Ng, Chief Precious Metals Dealer Fortis Bank.
"Dalam jangka waktu dekat, kita akan terus melihat adanya korelasi harga emas yang akan bergerak di rentangan harga 920 dollar AS hingga 990 dollar AS. Ini disebabkan para investor merasa optimistis akan stabilisasi di pasar finansial,” jelas Ng.
Hari ini, harga emas untuk pengantaran cepat mengalami kenaikan sebesar 0,5 persen menjadi 944,40 dollar AS per troy ounce. Dan pada pukul 14.02 waktu Singapura, harga emas berada pada level 942,45 dollar AS per troy ounce. (Barratut Taqiyyah/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang