Tumpangi Heli Super Puma, Megawati Kampanye di Kalbar

Kompas.com - 25/03/2009, 02:43 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Sukarnoputri, direncanakan bakal menggunakan helikopter jenis Super Puma saat berkampanye di Kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang, Rabu (25/3).

Mantan presiden ini berangkat dari Jakarta, pukul 07.45 WIB menggunakan penerbangan komersil. Kedatangan Megawati tanpa dihadiri oleh pengurus DPP, hanya didampingi delapan orang, satu sekretaris pribadi, dua dokter pribadi dan empat pengawal.

"Dari Supadio, Ibu Megawati akan menggunakan helikopter jenis Super Puma ke Singkawang dan Bengkayang. Di dalamnya Ketua DPD PDIP Kalbar, Cornelis ikut bergabung dengan delapan rombongan Ibu," kata Kepala Sekretariat DPD PDIP Kalbar, Samson Darmawan, kepada Tribun, Selasa (24/3).

Jadwal kampanye rapat umum PDIP di Kota Singkawang digelar di Terminal Induk mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Setelah itu, masih memakai heli super puma, Megawati melanjutkan kampanye di Lapangan BRC, Kabupaten Bengkayang, pukul 14.00-16.00 WIB. Megawati akan singgah makan di Bengkayang, sebelum berkampanye.

Darwaman menjelaskan, saat kampanye besok, ada intruksi partai yang dikeluarkan DPP PDIP Nomor 2585/IN/DPP/ III/2009 tertanggal 18 Maret. Isinya antara lain membentuk tim media lokal di tingkat provinsi, memberitahu kepada KPUD, Bawaslu, kepolisian serta pejabat daerah setempat tentang kunjungan tersebut tujuh sebelum pelaksanaan.

"Seluruh caleg, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi hingga kabupaten/kota diwajibkan hadir saat kampanye besok. Massa kita perkirakan lebih dari 20 ribu akan berada di kedua tempat kampanye itu,"jelasnya.

Setelah berkampanye di Bengkayang, Megawati langsung menuju Bandar Udara Supadio. Ia direncanakan sekitar pukul 17.15 WIB sudah meninggalkan Kalbar. (Fakhrurrodzi/ Tribun Pontianak)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau