Clijsters Ditawari Wild Card AS Terbuka

Kompas.com - 25/03/2009, 07:40 WIB

BRUSSELS, Kompas.com - Mantan petenis utama dunia, Kim Clijsters langsung mendapat tawaran memperoleh wild card AS Terbuka apabila mewujudkan rencananya untuk bermain kembali.

Clijsters, 25, mengundurkan diri dua tahun lalu. Ia berencana mengumumkan rencananya untuk 2009 pada Kamis (26/3) sekaligus menjelaskan rumor tentang kembalinya ke dunia tenis. Beberapa foto Clijsters memperlihatkan petenis Belgia ini sudah kembali kepada kondisi bugar.

Media massa Belgia menyebutkan Clijstes memang mengincar tampil di turnamen grand slam AS Terbuka. Ia menjadi juara di ajang ini pada 2005, sekaligus satu-satunya gelar grand slam selama karirnya.

Meski tidak lagi masuk dalam peringkat dunia, Clijsters memiliki peluang bersaing di tingkat dunia karena fasilitas wild card yang diperolehnya dalam setiap turnamen yang diinginkannya.

Ia mengundurkan diri Mei 2007. Ia kemudian menikah dengan atlet bola basket, Brian Lynch dan memiliki puteri, Jada pada Februari 2008.

Dalam turnamen terakhir yang diikutinya, Clijsters kalah di final turnamen Antwerp Diamond Games di tangan petenis veteran Perancis, Amelie Mauresmo.

Pada 2009 ini Clijsters telah mengumumkan akan melakukan serangkaian pertandingan eksebisi. Ia akan menghadapi legenda tenis Steffi Graf di Wimbledon pada 17 Mei. Kemudian pada 14 Juni ia akan melakukan pertandingan eksebisi menghadapi Michaella Krajicek di Ordina Terbuka di Rosmalen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau