Capello Tolak Owen dan Andalkan Rooney

Kompas.com - 29/03/2009, 03:23 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Inggris Fabio Capello tidak akan memanggil Michael Owen meskipun timnya mengalami krisis striker. Capello kemungkinan akan menempatkan Wayne Rooney sebagai striker tunggal.

Inggris menang 4-0 atas Slovakia dalam duel persahabatan di Stadion Wembley, Sabtu (28/3). Namun, tiga dari empat striker yang dimainkan malam itu mengalami cedera. Striker West Ham United, Carlton Cole, sudah pasti tak dimainkan dalam laga kualifikasi Piala Dunia versus Ukraina, Rabu (1/4). Emile Heskey masih harus menjalani pemeriksaan, sementara Peter Crouch kemungkinan bisa tampil lagi.

Taruh kata hanya ada Crouch dan Rooney, Capello tetap masih membutuhkan striker cadangan. Owen disebut-sebut bakal masuk kembali ke skuat "The Three Lions". Namun, Capello segera menampiknya.

"Dia (Owen) hanya main 30 menit di pertandingan terakhirnya (bersama Newcastle United). Itu tidak cukup. Kami akan memutuskan jika memang diperlukan," tegas Capello.

Pilihan Capello kini hanya ada pada Rooney. Striker Manchester United ini tetap bermain apik meski hanya seorang diri menjelajah lini depan lawan. Itu dibuktikannya saat mencetak gol keduanya dalam duel lawan Slovakia.

"Rooney bisa bermain sebagai striker tunggal (lawan Ukraina). Dia seperti kartu penentu. Dia bisa bermain di semua posisi. Sangat penting bagi kami jika Wayne tetap fit," ungkap Capello.

Dalam duel lawan Ukraina nanti, Capello kemungkinan besar bisa memainkan bek tengah Rio Ferdinand. Ferdinand absen dalam duel di Wembley karena mengalami cedera punggung. Cederanya sudah membaik, tapi Capello memilih tidak menyertakannya dalam pertandingan lawan Slvoakia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau