Rooney Cekcok dengan Ferguson

Kompas.com - 30/03/2009, 00:01 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Mantan pemain Liverpool, Mark Lawreson, mengungkapkan, Wayne Rooney dan manajer Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, sempat ribut dan cekcok. Itu terjadi setelah MU dikalahkan Liverpool 1-4 di Stadion Anfield.

Kepada BBC Radio Live, Lawreson menegaskan, karena percekcokan itu, Ferguson tidak memasang Rooney sebagai starter pada pertandingan lawan Fulham. Rooney akhirnya tampil sebagai pemain pengganti. Namun, dia begitu emosional saat MU tertinggal dan akhirnya terkena dua kartu kuning, alias harus keluar dari pertandingan. MU akhirnya kalah 0-2 dari Fulham.

"Kami mendapat cerita, Rooney terlibat percekcokan sengit dengan Ferguson. Itu sebabnya, Rooney tak menjadi starter pada pertandingan lawan Fulham. Saya kira masalahnya masih belum selesai. Tapi, ini urusan orang dan saya kira akan bisa teratasi. Ini Sir Alex Ferguson," kata Lawreson.

Liverpool kini terus menempel MU. Di puncak klasemen, MU mengantongi nilai 65. Sedangkan Liverpool mengantongi nilai 64. Pekan ini, Liverpool berpeluang menggeser MU karena tampil lebih dulu melawan Fulham di Craven Cottage, Sabtu (4/4).

Jika menang, Liverpool langsung ke puncak klasemen. MU baru bermain menjamu Aston Villa di Old Trafford pada Minggu (5/4). Pada pertandingan itu, MU akan tampil tanpa Rooney. Hanya saja, MU masih menyisakan satu pertandingan. (BBC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau