Demonstrasi Tolak Buddha Bar di Beberapa Titik

Kompas.com - 30/03/2009, 09:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kelompok yang menamakan dirinya Kesatuan Umat Beragama Tolak Buddha Bar akan menggelar aksi demonstrasi di berbagai titik di wilayah DKI Jakarta, Senin (30/3). Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, aksi penolakan tersebut akan berlangsung di empat tempat sekitar pukul 10.00.

Empat tempat itu adalah Kantor DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih, Kedutaan Besar Perancis di Jalan MH Thamrin, Kantor Dinas Pariwisata DKI di Jalan Kuningan Barat, dan di depan Buddha Bar di Jalan Teuku Umar.

Sebelumnya, aksi penolakan terhadap bar yang menggunakan nama Buddha itu juga sempat dilakukan di depan Balai Kota DKI di Jalan Medan Merdeka Selatan. Para pengunjuk rasa berpendapat bahwa penggunaan nama tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap norma-norma kesusilaan dan keagamaan.

Selain aksi demonstrasi terkait Buddha Bar, terdapat juga aksi di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.00. Sementara itu, unjuk rasa lainnya juga akan berlangsung di depan Kantor Kementerian Negara BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan oleh Serikat Pekerja PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau