JAKARTA, KOMPAS.com — Pelibatan warga negara yang belum memiliki hak pilih, termasuk anak-anak, tampaknya terus berulang. Ini pun terjadi dalam kampanye terbuka Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3). Kehadiran anak-anak seolah masih menjadi pemandangan biasa.
Ibu Nur, kader PKS dari kawasan Jakarta Pusat, memiliki alasan yang sama dengan alasan-alasan para ibu yang membawa anaknya di sejumlah kampanye sebelumnya. "Kasihan, enggak ada yang jaga di rumah, jadi dibawa saja," ujar Nur yang membawa dua putra-putrinya.
Sementara itu, seorang remaja berumur sekitar 12 tahun yang ditemui di lokasi kampanye enggan menjawab banyak ketika ditanyai perihal kehadirannya di lokasi kampanye. Enggak pergi ke sekolah? Dia sempat mengangguk, tetapi segera diralat. "Libur," jawabnya singkat setelah disenggol oleh para pemuda yang bertubuh lebih besar di belakangnya.
Hampir semua bangku di tribune bawah Stadion Utama GBK dipenuhi massa. Tepat pukul 10.00 orasi politik akan segera dimulai. Hingga berita ini diturunkan, massa sedang dihibur oleh komedian Tike Priyatna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang