Obama Ultimatum Restrukturisasi GM & Chrysler

Kompas.com - 30/03/2009, 15:29 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Gedung Putih telah memaksa pengunduran diri eksekutif terkemuka General Motors. Perintah pengunduran diri itu dilaksanakan sebelum Presiden AS Barack Obama mengumumkan bantuan baru dan menetapkan tenggat waktu selama 60 hari bagi restrukturisasi raksasa produsen otomotif itu, Senin (30/3).

Chrysler LLC akan mendapatkan bantuan hingga 6 miliar dollar AS dan dibatasi waktunya dalam 30 hari untuk menyelesaikan merger dengan produsen kendaraan Italia, Fiat SpA. Peluang General Motors dan Chrysler untuk bangkrut bisa saja terjadi apabila kedua perusahaan gagal membentuk restrukturisasi.

Barack Obama berencana mengumumkan jaminan pemerintahnya terhadap GM dan Chrysler untuk memulihkan kepercayaan konsumen pada produsen kendaraan terkemuka AS tersebut. CEO General Motors Rick Wagoner dilaporkan telah meletakkan jabatan tidak berapa lama setelah didesak oleh Gedung Putih. Pengunduran diri tersebut merupakan isyarat perombakan secara besar-besaran di tubuh General Motors.

GM telah menerima pinjaman Pemerintah AS senilai 13,4 miliar dollar AS dan Chrysler telah meraih bantuan federal 4 miliar dollar AS. Kedua produsen kendaraan merupakan perusahaan yang terkena dampak terparah resesi setelah angka penjualannya merosot ke angka terendah dalam 27 tahun terakhir.

Dalam laporan yang disampaikan ke Gedung Putih, Februari, GM telah mengajukan bantuan tambahan senilai 16,6 miliar dollar AS dan Chrysler menginginkan tambahan 5 miliar dollar AS. Namun, Pemerintah Obama tak akan mengulur lebih banyak lagi bantuan bagi produsen kendaraan AS tersebut.

Pemerintah Obama hanya akan menyediakan 6 miliar dollar AS untuk membantu merger Chrysler dan Fiat. Namun, apabila kedua perusahaan gagal mencapai kesepakatan atau rencana alternatif maka Chrysler tak akan mendapatkan bantuan federal tambahan.

Beberapa eksekutif Fiat telah berunding dengan satuan tugas otomotif Gedung Putih mengenai proposal untuk mendapatkan 35 persen saham di Chrysler. Lewat kesepakatan itu, Chrysler berhak atas perangkat transmisi, teknologi untuk kendaraan kecil serta perangkat Fiat lainnya yang berkisar antara 8 hingga 10 miliar dollar AS.

Sementara GM terancam bangkrut apabila gagal membentuk restrukturisasi dalam tempo 60 hari. Bulan lalu, GM menyampaikan keinginan untuk memberlakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 47.000 karyawan di seluruh dunia atau 20 persen dari tenaga kerjanya. GM juga telah mengumumkan rencana menutup ratusan dealer serta hanya berfokus pada 4 brand utamanya—Chevrolet, Cadillac, GMC, serta Buick.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau