WASHINGTON, KOMPAS.com — Gedung Putih telah memaksa pengunduran diri eksekutif terkemuka General Motors. Perintah pengunduran diri itu dilaksanakan sebelum Presiden AS Barack Obama mengumumkan bantuan baru dan menetapkan tenggat waktu selama 60 hari bagi restrukturisasi raksasa produsen otomotif itu, Senin (30/3).
Chrysler LLC akan mendapatkan bantuan hingga 6 miliar dollar AS dan dibatasi waktunya dalam 30 hari untuk menyelesaikan merger dengan produsen kendaraan Italia, Fiat SpA. Peluang General Motors dan Chrysler untuk bangkrut bisa saja terjadi apabila kedua perusahaan gagal membentuk restrukturisasi.
Barack Obama berencana mengumumkan jaminan pemerintahnya terhadap GM dan Chrysler untuk memulihkan kepercayaan konsumen pada produsen kendaraan terkemuka AS tersebut. CEO General Motors Rick Wagoner dilaporkan telah meletakkan jabatan tidak berapa lama setelah didesak oleh Gedung Putih. Pengunduran diri tersebut merupakan isyarat perombakan secara besar-besaran di tubuh General Motors.
GM telah menerima pinjaman Pemerintah AS senilai 13,4 miliar dollar AS dan Chrysler telah meraih bantuan federal 4 miliar dollar AS. Kedua produsen kendaraan merupakan perusahaan yang terkena dampak terparah resesi setelah angka penjualannya merosot ke angka terendah dalam 27 tahun terakhir.
Dalam laporan yang disampaikan ke Gedung Putih, Februari, GM telah mengajukan bantuan tambahan senilai 16,6 miliar dollar AS dan Chrysler menginginkan tambahan 5 miliar dollar AS. Namun, Pemerintah Obama tak akan mengulur lebih banyak lagi bantuan bagi produsen kendaraan AS tersebut.
Pemerintah Obama hanya akan menyediakan 6 miliar dollar AS untuk membantu merger Chrysler dan Fiat. Namun, apabila kedua perusahaan gagal mencapai kesepakatan atau rencana alternatif maka Chrysler tak akan mendapatkan bantuan federal tambahan.
Beberapa eksekutif Fiat telah berunding dengan satuan tugas otomotif Gedung Putih mengenai proposal untuk mendapatkan 35 persen saham di Chrysler. Lewat kesepakatan itu, Chrysler berhak atas perangkat transmisi, teknologi untuk kendaraan kecil serta perangkat Fiat lainnya yang berkisar antara 8 hingga 10 miliar dollar AS.
Sementara GM terancam bangkrut apabila gagal membentuk restrukturisasi dalam tempo 60 hari. Bulan lalu, GM menyampaikan keinginan untuk memberlakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 47.000 karyawan di seluruh dunia atau 20 persen dari tenaga kerjanya. GM juga telah mengumumkan rencana menutup ratusan dealer serta hanya berfokus pada 4 brand utamanya—Chevrolet, Cadillac, GMC, serta Buick.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang