"Bung Karno dan Prabowo Daya Pikir dan Cita-Citanya Sama"

Kompas.com - 30/03/2009, 17:16 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Baliho bergambar wajah proklamator bangsa, Soekarno, terlihat ramai dipampang dalam arena kampanye rapat umum Partai Gerindra di Lapangan Gasibu Bandung, Senin (30/3).

Baliho yang bertuliskan "Bung Karno dan Prabowo Daya Pikir dan Cita-Citanya Sama" itu terlihat dibawa oleh relawan Partai Gerindra dari Kabupaten Subang.

"Poster ini saya bikin dengan modal sendiri, seharga Rp 150.000. Saya buat sekitar 1.000 biji. Saya memampangkan wajah Prabowo dan Soekarno, karena mereka berdua ini memiliki kesamaan," ungkap Tatang, seorang pembawa poster.

Kampanye yang dihadiri sekitar 10.000 orang ini pun terlihat juga diramaikan oleh sejumlah artis nasional, misalnya, grup band Padi, Tiga Diva, dan Megi Z.

Sementara Prabowo dalam orasi politiknya kembali mengkritik pemerintahan sekarang. Bahkan mantan Danjen Kopasus ini menawarkan kepada kadernya apakah ingin melanjutkan pemerintahan sekarang atau tidak. Pernawaran ini tentunya oleh para simpatisan Gerindra ditolak tegas. "Tidak ingin melanjutkan. Bentuk perubahan," teriak ribuan kader Gerindra.

Menurut Prabowo, sistem ekonomi saat ini salah arah karena faktanya tidak menyejahterakan rakyat kecil. Sebab, para politisi yang duduk di kursi legislatif dan eksekutif bertindak asal-asalan.

"Ekonomi kita sekarang ini hanya menguntungkan segelintir orang. Rakyat terus dibodohi, karena itu kita harus mencari perubahan," teriak Prabowo dengan suara seraknya.

Sedangkan saat artis Tiga Diva menyuguhi tembang "Tua-tua Keladi" dalam Kampanye Partai Gerindra, Prabowo sempat turun panggung kemudian diarak oleh sejumlah kadernya mendekati para penonton.

Kampanye Partai Gerindra pun tak luput dari tontonan sejumlah anak kecil dan penggemar artis yang tampil di panggung kampanye. "Saya itu ke sini ingin melihat band Padi. Mumpung gratis, kapan lagi dong," ungkap Kiki, seorang pengunjung acara kampanye Gerindra. (SOB)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau