MAKASSAR, KOMPAS.com - Asian Medical Doctor of Asia atau AMDA alias Asosiasi Dokter Medik Asia, Senin (30/3), mengirim dua tenaga dokter dan seorang mahasiswa untuk memberikan bantuan medis kepada para korban jebolnya tanggul Situ Gintung, di Kelurahan Cirendeu Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Banten. Kedua dokter tersebut masing-masing dr Donny Ekurianto dan dr Alamsyah Irwan dan mahasiswa Yasser Ahmad Fananie.
President AMDA Indonesia Prof dr A Husni Tanra PhD didampingi Wakil President AMDA Indonesia Prof dr H Syarifuddin Wahid PhD, Senin (30/3), di Makassar, Sulawesi Selatan, mengatakan ketiga tim AMDA Indonesia itu telah berangkat dan langsung bergabung dengan tim medis Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
"Tim membawa obat-obatan yang diperlukan dan jika terjadi kekurangan akan diusahakan pengadaannya di Jakarta," ujar Husni Tanra.
Sebagai anggota AMDA Internasional yang berkedudukan di Jepang, Amda Indonesia selalu memberi bantuan tenaga medis dan obat-obatan ke lokasi bencana alam beberapa tahun terakhir, antara lain bencana gempa bumi di Yogyakarta dan tsunami di Aceh. Sementara ke luar negeri, AMDA Indonesia pernah mengirim tim bergabung dengan tim Indonesia ke Afganistan dan Iran.
Mantan Direktur Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin tersebut mengatakan, pihaknya tidak mengirim tenaga medis spesialis. Sebab, para korban kebanyakan mengalami penyakit umum, seperti stres, tidak bisa tidur, luka-luka, dan sebagainya. Mereka akan memberi tindakan perawatan sebagai dokter umum.
Adapun Syarifuddin Wahid menambahkan, tim medis AMDA Indonesia itu pada tahap pertama diperkirakan berada di lokasi selama 1-2 pekan, ter gantung situasi dan kondisi para korban. Waktunya bisa diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
"Pengiriman tim medis ini merupakan bentuk kepedulian AMDA Indonesia membantu para korban bencana," ujar Syarifuddin Wahid.
Ia menambahkan, jika laporan tim pertama ini memerlukan tindakan lanjut, pihak AMDA akan menambah tim yang diterjunkan ke lokasi bencana Situ Gintung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang