AMDA Kirim Tim ke Situ Gintung

Kompas.com - 30/03/2009, 19:39 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Asian Medical Doctor of Asia atau AMDA alias Asosiasi Dokter Medik Asia, Senin (30/3), mengirim dua tenaga dokter dan seorang mahasiswa untuk memberikan bantuan medis kepada para korban jebolnya tanggul Situ Gintung, di Kelurahan Cirendeu Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Banten. Kedua dokter tersebut masing-masing dr Donny Ekurianto dan dr Alamsyah Irwan dan mahasiswa Yasser Ahmad Fananie.

President AMDA Indonesia Prof dr A Husni Tanra PhD didampingi Wakil President AMDA Indonesia Prof dr H Syarifuddin Wahid PhD, Senin (30/3), di Makassar, Sulawesi Selatan, mengatakan ketiga tim AMDA Indonesia itu telah berangkat dan langsung bergabung dengan tim medis Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

"Tim membawa obat-obatan yang diperlukan dan jika terjadi kekurangan akan diusahakan pengadaannya di Jakarta," ujar Husni Tanra.

Sebagai anggota AMDA Internasional yang berkedudukan di Jepang, Amda Indonesia selalu memberi bantuan tenaga medis dan obat-obatan ke lokasi bencana alam beberapa tahun terakhir, antara lain bencana gempa bumi di Yogyakarta dan tsunami di Aceh. Sementara ke luar negeri, AMDA Indonesia pernah mengirim tim bergabung dengan tim Indonesia  ke Afganistan dan Iran.

Mantan Direktur Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin tersebut mengatakan, pihaknya tidak mengirim tenaga medis spesialis. Sebab, para korban kebanyakan mengalami penyakit umum, seperti stres, tidak bisa tidur, luka-luka, dan sebagainya. Mereka akan memberi tindakan perawatan sebagai dokter umum.

Adapun Syarifuddin Wahid menambahkan, tim medis AMDA Indonesia itu pada tahap pertama diperkirakan berada di lokasi selama 1-2 pekan, ter gantung situasi dan kondisi para korban. Waktunya bisa diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Pengiriman tim medis ini merupakan bentuk kepedulian AMDA Indonesia membantu para korban bencana," ujar Syarifuddin Wahid.

Ia menambahkan, jika laporan tim pertama ini memerlukan tindakan lanjut, pihak AMDA akan menambah tim yang diterjunkan ke lokasi bencana Situ Gintung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau