Hari Ini Tak Ada Mayat Ditemukan, Hilang Masih 100 Orang

Kompas.com - 30/03/2009, 20:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses pencarian korban bencana Situ Gintung sepanjang Senin (30/3) ini tidak menemukan satu pun mayat. Dengan demikian, total korban yang meninggal sampai pukul 19.30 sebanyak 98 orang, dan korban hilang masih 100 orang.

Demikian dikatakan dr Rahmat Salam, koordinator posko tanggap bencana di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Sebelumnya posko UMJ sempat mencatat data korban meninggal mencapai 99 orang namun ternyata terdapat pencatatan ganda.

Ia juga menerangkan untuk total bangunan yang rusak sebanyak rumah rusak berat 319 dan 11 gedung UMJ mengalami kerusakan. Untuk total pengungsi, Rahmat menjelaskan di Fakultas Hukum UMJ sebanyak 72 jiwa dan di Fakultas Kedokteran 99 jiwa. Sedangkan di posko pengungsian di RW 2 RT 3 sebanyak 176 jiwa sementara di balai warga terdapat 204 jiwa.

Ia mengatakan selain pencarian korban dan pembersihan, pada Selasa (31/3) pukul 07.00 akan dilakukan proses fogging atau pengasapan untuk memberantasa sarang nyamuk.

"Kita akan menurunkan 300 personil dinas kesehatan dan dokter polisi," terang Rahmat.

Selain itu, lanjut Rahmat, pada pukul 09.00 juga akan dilakukan konsultasi trauma bagi para korban. Konsultasi tersebut akan dilakukan oleh 20 orang konselor yang dikoordinasi oleh fakultas Kedokteran UMJ dan Departemen Kesehatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau