Mr Trap: Italia Harusnya Takut kepada Irlandia

Kompas.com - 31/03/2009, 02:46 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Pelatih timnas Irlandia asal Italia, Giovanni Trapattoni, mengingatkan kepada Italia bahwa timnya bisa merepotkan mereka. Dia juga menyampaikan pesan, Italia harusnya mengkhawatirkan ancaman itu.

Irlandia akan melawan Italia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Eropa, Rabu (1/4), di Bari.

"Mr Trap", julukan Trapattoni, pernah menangani timnas Italia pada Piala Dunia 2002 dan Piala Eropa 2004. Pengalaman itu membuatnya sangat mengenal betul gaya dan permainan Italia.

"Sangat penting bagi kami untuk memenangkan pertandingan di Italia," kata "Mr Trap".

Irlandia dan Italia berada di Grup 8. Italia sementara memimpin klasemen dengan nilai 13. Sedangkan Irlandia berada di urutan kedua dengan nilai 11. Kemenangan akan membuat Irlandia memimpin. Namun, hasil seri pun sudah cukup berarti buat Irlandia.

"Kami akan ke Bari tanpa rasa takut. Saya juga tak takut kalah, karena kami cukup jauh di atas Siprus dan  Bulgaria," jelas Trapattoni.

Dia menambahkan, "Saat menangani timnas Italia, orang menilai tim itu cukup kuat. Mereka juga menilai, kami gagal (di Piala Dunia 2002 dan Piala Eropa 2004) karena saya. Sekarang, saya menangani Irlandia. Tim ini mungkin di bawah dalam ranking FIFA, tapi Italia akan menghormati kami." (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau