JAKARTA, KOMPAS.com — Bank BRI membukukan peningkatan laba perusahaan sebesar 23,16 persen menjadi Rp 5,96 triliun pada tahun 2008 dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,84 triliun. Hal ini berarti menempatkan BRI sebagai pencetak laba terbesar di Tanah Air tahun 2008.
"Tahun 2008 perolehan laba BRI mencapai Rp 5,96 triliun," kata Direktur Operasional Sarwono Sudarto dalam jumpa pers di Gedung BRI, Jakarta, Selasa (31/3).
Ia mengatakan, peningkatan laba tersebut dipicu oleh penyaluran kredit Bank BRI yang cukup ekspansif pada periode 2008. Pendapatan bunga kredit pada Desember 2008 sebesar Rp 22,52 triliun dan memberikan sumbangan sebesar 80,20 persen dari total pendapatan bunga sebesar Rp 28,08 triliun atau meningkat 20,81 persen.
Dana masyarakat yang berhasil dihimpun BRI hingga Desember 2008 sebesar Rp 201,50 triliun atau meningkat 21,77 persen jika dibandingkan dengan DPK tahun sebelumnya yang hanya Rp 165,48 triliun.
Komposisi DPK Bank BRI pada tahun 2008, antara lain, giro Rp 39,91 triliun, tabungan Rp 88,06 triliun, dan deposito Rp73,52 triliun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang