BRI, Bank Peraih Laba Terbesar di Indonesia

Kompas.com - 31/03/2009, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank BRI membukukan peningkatan laba perusahaan sebesar 23,16 persen menjadi Rp 5,96 triliun pada tahun 2008 dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,84 triliun. Hal ini berarti menempatkan BRI sebagai pencetak laba terbesar di Tanah Air tahun 2008.

"Tahun 2008 perolehan laba BRI mencapai Rp 5,96 triliun," kata Direktur Operasional Sarwono Sudarto dalam jumpa pers di Gedung BRI, Jakarta, Selasa (31/3).

Ia mengatakan, peningkatan laba tersebut dipicu oleh penyaluran kredit Bank BRI yang cukup ekspansif pada periode 2008. Pendapatan bunga kredit pada Desember 2008 sebesar Rp 22,52 triliun dan memberikan sumbangan sebesar 80,20 persen dari total pendapatan bunga sebesar Rp 28,08 triliun atau meningkat 20,81 persen.

Dana masyarakat yang berhasil dihimpun BRI hingga Desember 2008 sebesar Rp 201,50 triliun atau meningkat 21,77 persen jika dibandingkan dengan DPK tahun sebelumnya yang hanya Rp 165,48 triliun.

Komposisi DPK Bank BRI pada tahun 2008, antara lain, giro Rp 39,91 triliun, tabungan Rp 88,06 triliun, dan deposito Rp73,52 triliun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau