Prabowo Menyesal Tak Kudeta

Kompas.com - 31/03/2009, 21:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengaku menyesal tidak melakukan kudeta saat kesempatan itu ada tahun 1998. Akan tetapi, karena percaya pada sistem demokrasi, Prabowo tidak melakukannya.

"Saya percaya demokrasi. Saya percaya ini sistem yang terbaik dan saya akan ikuti sistem (demokrasi) ini," kata Prabowo saat bertemu blogger di Kafe Amigos, Jakarta, Selasa malam ini.

Tentang sistem demokrasi, Prabowo mengatakan akan menempuh sistem ini. "Ini satu-satunya jalan yang terbaik," katanya.

Karena sistem demokrasi yang ditempuh, ia percaya satu-satunya jalan dengan melaksanakan pemilu. "Harus dilawan jika ada elite yang ingin curang dalam pemilu. Ini berbahaya karena bisa merusak demokrasi," katanya.

"Selesaikan persoalan demokrasi dengan kotak suara. Jika tidak, maka tujuan dilaksnakan di jalanan dengan kekerasan, kita pernah mengalaminya," kata mantan Pangkostrad itu.

Merujuk pada analisis pakar politik yang kemungkinan adanya 20 juta pemilih siluman dalam pemilu ini, Prabowo meminta para netter di internet yang jumlahnya 30 juta orang menjadi senjata untuk mengkaji masalah kemungkinan kecurangan dalam pemilu ini.

Dalam pemilu yang akan dilaksanakan 9 April ini, Prabowo mensinyalir adanya pihak-pihak yang mau memaksakan kemenangan. Ia mengambil contoh masih adanya undangan terhadap DPT (daftar pemilih tetap) yang belum terkirim sampai sekarang.

"Kalau ini terjadi, bagaimana pemilu bisa dilaksanakan?" kata Prabowo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau