JAKARTA, KOMPAS.com — Pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono ternyata sudah menjadi bahasan antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat. Jajaran pimpinan Partai Demokrat mengatakan, pertemuan dan komunikasi tertutup sudah dibangun kedua partai.
Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan, pertemuan dua tokoh itu masih menunggu momen yang tepat. Marzuki mengaku, dirinya sudah tiga kali bertemu dengan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan Taufik Kiemas. Besok, keduanya kembali akan bertemu.
"Saya sebenarnya sudah bertemu dua-tiga kali dengan Pak Taufik. Sore ini sebenarnya akan bertemu lagi, tapi agenda saya padat, jadi dijadwalkan akan bertemu besok," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4).
Marzuki tak menjawab secara eksplisit apakah pertemuannya dengan TK secara khusus dalam rangka merancang pertemuan SBY-Mega. Apakah pertemuan akan digagas sebelum atau setelah pemilu legislatif? "Nantilah, kan masih dibicarakan," katanya.
Menunggu momen yang tepat, katanya, agar sebagai mantan atasan SBY, Mega tetap merasa dihormati. Sebaliknya, sebagai presiden, wibawa SBY tetap terjaga. Pertemuannya dengan TK juga ditegaskan Marzuki tidak membicarakan koalisi. Sebagai partai yang sudah memiliki capres sendiri, Demokrat dan PDI Perjuangan tidak mungkin membangun koalisi.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum juga mengatakan bahwa Partai Demokrat sudah melakukan komunikasi tertutup dan terbatas dengan PDI Perjuangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang