SBY-Mega Segera Bertemu?

Kompas.com - 01/04/2009, 13:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono ternyata sudah menjadi bahasan antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat. Jajaran pimpinan Partai Demokrat mengatakan, pertemuan dan komunikasi tertutup sudah dibangun kedua partai.

Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan, pertemuan dua tokoh itu masih menunggu momen yang tepat. Marzuki mengaku, dirinya sudah tiga kali bertemu dengan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan Taufik Kiemas. Besok, keduanya kembali akan bertemu.

"Saya sebenarnya sudah bertemu dua-tiga kali dengan Pak Taufik. Sore ini sebenarnya akan bertemu lagi, tapi agenda saya padat, jadi dijadwalkan akan bertemu besok," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4).

Marzuki tak menjawab secara eksplisit apakah pertemuannya dengan TK secara khusus dalam rangka merancang pertemuan SBY-Mega. Apakah pertemuan akan digagas sebelum atau setelah pemilu legislatif? "Nantilah, kan masih dibicarakan," katanya.

Menunggu momen yang tepat, katanya, agar sebagai mantan atasan SBY, Mega tetap merasa dihormati. Sebaliknya, sebagai presiden, wibawa SBY tetap terjaga. Pertemuannya dengan TK juga ditegaskan Marzuki tidak membicarakan koalisi. Sebagai partai yang sudah memiliki capres sendiri, Demokrat dan PDI Perjuangan tidak mungkin membangun koalisi.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum juga mengatakan bahwa Partai Demokrat sudah melakukan komunikasi tertutup dan terbatas dengan PDI Perjuangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau