Minyak Ikan Tak Obati Serangan Jantung

Kompas.com - 01/04/2009, 15:59 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Anda yang rutin mengonsumsi pil minyak ikan jangan kecewa, ya. Berita berikut memang tak menyenangkan buat Anda. Pil minyak ikan dikatakan tidak mengurangi risiko serangan jantung. Pil-pil ini tak berpengaruh berarti bagi pasien sakit jantung, demikian hasil studi di Jerman.

Penelitian yang disiarkan Senin dalam konferensi di American College of Cardiology, menguji coba dosis harian 1 gram pil berasam lemak Omega-3 yang dijernihkan hingga tingkat tinggi.
    
"Lemak baik" tersebut terdapat di dalam ikan berlemak tertentu yang diperkirakan membantu pasien sakit jantung.

Beberapa peneliti yang dipimpin oleh Dr. Jochen Senges dari University of Heidelberg memberikan kapsul minyak ikan atau tiruan kepada lebih dari 3.800 orang yang menderita serangan jantung dalam dua pekan sebelumnya.

Sebanyak 90 persen dari mereka sudah menerima semua obat yang disarankan guna mencegah serangan jatung kedua, termasuk aspirin, obat anti-pembekuan darah dan kolesterol.

Satu tahun kemudian, tak terlihat perbedaan apakah pasien itu mengkonsumsi kapsul minyak ikan atau tiruan. Pada kedua kelompok, kurang dari 2 persen telah mengalami serangan jantung mendadak hingga mengakibatkan kematian, 4 persen menderita serangan jantung lagi, dan kurang dari 2 persen mengalami stroke.    

Jika pasien yang baru mengalami serangan jantung sudah mendapat perawatan yang baik, "hampir tak ada yang dapat Anda kerjakan secara lebih baik, di atas segalanya guna lebih mengurangi resiko," kata Senges.

Versi yang diresepkan dan digunakan di dalam studi itu, yang dijual dengan merek dagang Omacor dan Lovaza di Amerika Serikat dan dikenal dengan nama Zodin di Eropa, adalah bentuk standar kapsul minyak ikan yang telah dijernihkan, berbeda dari apa yang dibeli kebanyakan konsumen secara bebas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau