NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham AS memperpanjang penguatan pada Rabu (1/4) waktu setempat, terangkat data hasil survei sektor manufaktur yang lebih baik dari perkiraan, mengawali April dengan catatan baik setelah membukukan kenaikan bulanan pertama dalam delapan bulan terakhir.
Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 152,68 poin, atau 2,01 persen, menjadi 7.761,60, sehari setelah indeks blue chip menutup Maret dengan kenaikan 7,7 persen, kinerja persentase bulanan terbaik sejak Oktober 2002.
Indeks komposit saham teknologi berat Nasdaq bertambah 23,01 poin, atau 1,51 persen, menjadi 1.551,60. Sementara indeks Standard & Poor’s 500 yang menguat 8,5 persen pada Maret mencatat kenaikan bulanan pertama pasar modal dalam delapan bulan, meningkat 13,21 poin, atau 1,66 persen, menjadi 811,08 poin.
"April mulai berjalan, Maret berakhir," kata kepala strategi pasar Wachovia Securities, Al Goldman. "Wall Street mengabaikan pelemahan awal dan memulai kuartal baru dengan sebuah lambaian baik."
Pasar sempat dibuka turun tajam pada Rabu -- dengan Dow turun hampir 125 poin pada awal perjalanan -- setelah ada data yang menunjukkan 742.000 kehilangan pekerjaan (PHK) di sektor swasta AS pada Maret, lebih besar dari perkiraan di tengah resesi berkepanjangan. Para analis telah memproyeksikan 663.000 kehilangan pekerjaan.
Tetapi, para investor bernapas kembali, karena data ekonomi lainnya mengalir masuk.
Indeks manufaktur dari The Institute of Supply Managemement untuk Maret berada pada 36,3 persen, sejalan dengan ekspektasi 36,0, dan naik dari data Februari 35,8.
"Indeks manufaktur ISM membaik oleh lebih besarnya marjin daripada perkiraan Wall Street, menyediakan asupan untuk bullish (bergairah), yang juga membantu saham-saham Eropa mengurangi penurunannya dan ditutup di wilayah positif," tulis para analis Charles Schwab & Co kepada para nasabahnya.
Data lainnya yang dirilis Rabu, belanja konstruksi untuk Februari turun 0,9 persen bulan-ke-bulan. Itu lebih baik dari perkiraan turun 1,9 persen, setelah jatuh 3,5 persen pada Januari. Penurunan Januari revisi dari penurunan semula 3,3 persen.
Penjualan rumah yang pengurusannya belum selesai (Pending Home Sales) untuk Februari juga naik, 2,1 persen dari bulan sebelumnya. Para analis memperkirakan masih tak berubah setelah turun 7,7 persen pada Januari.
Kenaikan saham juga terbantu oleh data penjualan otomotif terbaru, dengan sebagian besar perusahaan otomotif terkemuka mencatat penjualan suram -- namun lebih baik dari yang diperkitan -- untuk Maret. "Terhadap latar belakang ini, indikator utama pasar mengawali kuartal kedua pada sisi positif," kata Andrea Kramer dari Schaeffer’s Investment Research.
Saham finansial kembali memimpin kenaikan. Bank AS Sun Bancorp naik 15,41 persen menjadi 5,99 dollar AS, setelah mengumumkan pihaknya telah membayar kembali dana talangan dari departemen keuangan.
Bank of America naik 3,37 persen menjadi 7,05 dollar AS, sementara Citigroup naik 5,93 persen menjadi 2,68 dollar AS.
Obligasi juga menguat. Imbal hasil (yield) obligasi negara AS berjangka 10-tahun turun menjadi 2,658 persen dari 2,685 persen pada Selasa, dan pada obligasi negara berjangka 30-tahun jatuh menjadi 3,494 persen dari 3,561 persen. Harga dan yield obligasi bergerak dalam arah berlawanan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang