Menjadi Ayah Akan Mengubah Hidup Federer

Kompas.com - 02/04/2009, 10:14 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Tekad Roger Federer untuk menyamakan dan melampaui rekor Pete Sampras meraih 14 gelar grand slam mungkin akan terganggu dengan kehadiran anaknya.

Bulan lalu petenis asal Swiss ini mengumumkan ia bersama kekasihnya, Mirka Vavrinec, tengah menanti kelahiran anak mereka. Saat mengumumkan hal ini, Federer berucap hal ini tidak akan mengganggu konsentrasinya terhadap dunia tenis.

Namun, tekad Federer ini diragukan beberapa petenis lainnya. Petenis Kroasia, Ivan Ljubicic, mengatakan, kehadiran bayi akan mengubah hidup seseorang. "Saya yakin ia akan terkejut," kata Ljubicic yang memiliki anak berusia lima bulan.

"Tidak hanya hidup Anda yang akan berubah secara menyeluruh. Prioritas hidup pun akan berubah. Anda tidak lagi menjadi orang terpenting di keluarga dan Anda akan kehilangan perhatian dari istri Anda," ujarnya.

"Menjadi ayah akan benar-benar mengubah hidup Anda," kata mantan juara Wimbeldon, Boris Becker. Petenis asal Jerman ini meraih gelar juara di turnamen Grand Slam Australia Terbuka 1996 setelah kelahiran putranya yang pertama, Noah. "Akan sulit memusatkan perhatian pada satu hal karena fokus Anda juga harus dicurahkan kepada anak dan istri Anda."

Dari 1980 hingga kini hanya delapan petenis putra yang meraih gelar juara turnamen grand slam setelah mereka menjadi ayah. Kedelapan petenis tersebut adalah Jimmy Connors (AS) Wimbledon (1982), US Open (1982, 1983); Pat Cash (Australia) Wimbledon (1987); Andres Gomez (Ekuador) French Open (1990); Boris Becker (Jerman) Australian Open 1996; Petr Korda (Republik Ceko) Australian Open 1998; Yevgeny Kafelnikov (Russia) Australian Open 1999; Albert Costa (Spanyol) French Open 2002; Andre Agassi (AS) Australian Open 2003.

Sementara di bagian putri, pada kurun yang sama, baru pemain Australia, Evonne Goolagong, yang mencapai keberhasilan tersebut saat menjuarai Wimbledon pada 1980.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau