Distribusi Logistik di Daerah Rawan Papua Rampung

Kompas.com - 02/04/2009, 17:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Proses distribusi logistik di enam kabupaten yang dikategorikan rawan di Provinsi Papua Barat akhirnya selesai. Padahal, sebelumnya distribusi ke daerah ini cukup dikhawatirkan sehingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk meminta bantuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui nota kesepahaman untuk membantu proses distribusi.

"Sudah selesai semua," ujar Anggota KPU Abdul Azis di Gedung KPU, Kamis (2/4). 

Azis mengaku telah berkoordinasi dengan pihak KPU Kabupaten Raja Ampat dan Sorong Selatan mengenai kesiapan distribusi logistik di masing-masing wilayahnya. Menurut Azis, keduanya meyakinkannya bahwa distribusi surat suara sudah selesai dilakukan dengan bantuan pemerintah daerah setempat. 

"Ada kebulatan tekad pada keduanya bahwa pemilu sudah siap dilakukan," lanjut Azis.

Dengan demikian, nota kesepahaman yang dijalin KPU dengan TNI urung dilaksanakan sehingga dana distribusi yang seharusnya dikeluarkan oleh KPU jika distribusi dilakukan oleh TNI dapat dihemat dan dialokasikan kembali sebagai dana cadangan. 

Namun, Azis tetap meminta pihak TNI untuk terus bersiaga jika sewaktu-waktu KPU membutuhkan bantuan TNI, terutama dalam kondisi force majeur atau kondisi bencana. Azis sendiri mengaku belum berkomunikasi secara formal dengan pihak TNI atas kondisi ini. "Saya belum sempat dan diusahakan secepatnya," tutur Azis. 

Sebelumnya, KPU meminta bantuan TNI untuk mendistribusikan logistik di 44 distrik dari enam kabupaten di Provinsi Papua Barat, yaitu Kabupaten Sorong Selatan dengan 68 tempat pemungutan suara (TPS), Kabupaten Manokwari, dengan 140 TPS, Kabupaten Raja Ampat dengan 7 TPS, Kabupaten Teluk Kondama dengan 11 TPS, Kabupaten Fakfak dengan 47 TPS, dan Kabupaten Teluk Bintuni dengan 13 TPS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau