Shearer: Newcastle Tidak Layak Terdegradasi

Kompas.com - 03/04/2009, 00:48 WIB

NEWCASTLE, KOMPAS.com — Pelatih Newcastle United, Alan Shearer, menegaskan bahwa tim tersebut tidak layak terdegradasi. "The Toon" punya kemampuan untuk terus bertahan di Premier League.

Shearer baru saja ditunjuk sebagai pelatih sementara bagi "The Magpies" dengan tugas utama menghindarkan tim tersebut dari jurang degradasi. Ia akan memimpin Newcastle dalam delapan pertandingan sisa musim ini.

Meski belum pernah mengenyam pengalaman sebagai pelatih, Shearer yakin bahwa satu hal yang bisa mengangkat prestasi Michael Owen dkk adalah mengembalikan rasa percaya diri para pemain. Pencetak gol terbanyak dalam sejarah Newcastle tersebut.

"Saya merasakan rasa sakit yang dirasakan penggemar terus-menerus. Namun, saya tidak akan duduk di sini jika saya pikir tim ini tidak memiliki kemampuan yang cukup. Tim ini punya kualitas. Dengan kualitas itu, mereka hanya perlu percaya diri," tegas Shearer dalam jumpa pers di St James' Park.

"Saya harap itu cukup karena saya dan ribuan suporter akan sedih jika kami terlempar ke (Liga) Championship. Mereka tidak layak menerima itu, mereka lebih baik," tambahnya.

Shearer kini memiliki waktu dua hari untuk menghimpun kekuatan tim sebelum menjalani partai berat melawan Chelsea, Sabtu (4/4). "The Toon" masih harus menghadapi Liverpool dan sejumlah tim kuat lainnya hingga akhir musim. Untuk membantu tugasnya di lapangan, Shearer menunjuk mantan pelatih Crystal Palace, Charlton Athletic, Coventry City, dan Queens Park Rangers, Iain Dowie, sebagai asistennya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau