JAKARTA, KOMPAS.com — Wacana memadukan Ketua umum DPP Golkar Jusuf Kalla sebagai capres dan mantan Gubernur DKI Sutiyoso sebagai cawapres terus bergulir, bahkan mulai mendapat perhatian, termasuk di internal Golkar.
Anggota Fraksi Partai Golkar DPR yang juga Ketua Departemen Ogranisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi DPP Golkar, Yuddy Krisnandi, di Jakarta, Jumat (3/4), mengatakan, kalangan internal Partai Golkar, termasuk yang duduk di jajaran pengurus pusat dan daerah, mulai banyak mendukung duet Jusuf Kalla dengan Sutiyoso.
Namun, Yuddy belum secara rinci menyebut siapa saja fungsionaris Golkar yang mendukung duet Kalla-Sutiyoso. Dia mengatakan, wacana pasangan ini akan terus bergulir di internal Golkar seiring makin intensifnya komunikasi politik dan silaturahim tokoh politik untuk menjajaki koalisi.
Terkait pro dan kontra terhadap pasangan ini di internal Golkar, politisi muda yang juga telah mengumumkan diri sebagai capres ini menilai hal itu biasa dan wajar saja. Jika pasangan ini benar-benar terwujud, diprediksi akan mampu mendulang suara dan bisa bersaing dengan pasangan capres/cawapres lain.
Yuddy menilai, JK ataupun Sutiyoso termasuk pemimpin yang tegas, berani, dan punya visi ke depan. Mengenai peluang Sutiyoso dibandingkan Wiranto atau Prabowo untuk mendampingi Kalla, Yuddy mengatakan, peluang mantan Gubernur DKI Jakarta cukup besar karena tokoh lain, seperti Wiranto maupun Prabowo, sudah dicalonkan partainya sebagai capres, bukan cawapres.