Kalla: Golkar Akan Lanjutkan HM Soeharto

Kompas.com - 04/04/2009, 14:12 WIB

SOLO, KOMPAS.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla, yang juga Wakil Presiden RI, Sabtu (4/4), menyatakan, partainya akan terus melanjutkan perjuangan pendiri dan penerus Partai Golkar di antaranya mantan Presiden RI almarhum Jenderal Besar HM Soeharto.

Perjuangan yang dilakukan itu diteruskan untuk mencapai masyarakat Indonesia yang adil, maju, dan sejahtera.

Demikian disampaikan Kalla saat berpidato di hadapan massa Partai Golkar, dalam kampanye akbar di Alun-alun Satya Negara, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu siang ini.

"Tujuan Partai Golkar, selain ingin selalu memberikan kesejahteraan dan kemajuan kepada bangsa Indonesia, juga ingin terus melanjutkan perjuangan dan cita-cita para pendiri dan penerus Partai Golkar termasuk almarhum Bapak Soeharto, yang senantiasa meneruskan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat," tandas Kalla disambut tepuk tangan massa.

Menurut Kalla, target kesejahteraan dan kemajuan yang ingin dicapai oleh Partai Golkar adalah di antaranya memenuhi seluruh kebutuhan pokok masyarakat, baik sandang maupun pangan. "Kebutuhan pokok masyarakat akan selalu ditingkatkan. Apa itu kebutuhan pokok? Kebutuhan pokok itu adalah pangan dan pertanian, infrastruktur dan kebutuhan air bersih bagi rumah-rumah rakyat sehingga masyarakat tidak kesulitan dengan air bersih," tambah Kalla.

Seperti kampanye sebelumnya, Kalla juga mengajak perwakilan massa pendukungnya untuk naik ke panggung dan berdialog mengenai harapan dan apa yang ingin dicapai untuk para calon anggota legislatif Partai Golkar.

Sekitar setengah jam lebih berkampanye di Sukoharjo, Kalla dan rombongan menuju Alun-alun di Kabupaten Karanganyar, juga untuk berkampanye. Dari Alun-alun Karanganyar, Kalla menuju The Hajriyanto Centre dan Radio H (Hajriyanto) di Jalan Basuki Rahmat No 126 Karanganyar, Surakarta, Jawa Tengah.

The Hajriyanto Center merupakan pusat kampanye dan kajian masalah yang didirikan oleh calon anggota legislatif Partai Golkar, Hajriyanto Y Tohari, yang kini menjadi anggota DPR Fraksi Partai Golkar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau