JAKARTA, KOMPAS.com — Trend rally (penguatan panjang) di Bursa Efek Indonesia pekan ini diperkirakan bisa berlanjut meski ada peluang tekanan jual.
"Kami perkirakan IHSG akan mulai mengalami tekanan jual pada perdagangan awal pekan. Meski demikian, kami masih cukup optimistis trend rally mingguan masih akan berlanjut secara terbatas pada pekan ini," ujar analis riset Panin Sekuritas, Purwoko Sartono.
Menurutnya, seiring dengan kenaikan yang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir, indikator RSI terlihat mulai memasuki area overbought. "Jenuh belinya indeks juga terlihat dari penguatan yang mulai terbatas dalam perdagangan hari Jumat," ujarnya.
IHSG pekan lalu menguat 2,57 persen. Pencapaian ini merupakan yang keempat minggu berturut-turut.
Berita perekonomian dari AS, seperti industri otomotif ataupun data makro ekonomi, masih akan membayangi pergerakan bursa global.
Namun, dari Bursa Wall Street sendiri, pada Maret mencapai kenaikan tertinggi empat mingguan dalam lebih dari 75 tahun ini setelah kembali naik pada perdagangan akhir pekan, dengan mengabaikan data ekonomi yang keluar Jumat lalu, yakni data pemangkasan pekerja yang lebih besar dari perkiraan. Pelaku pasar optimistis terhadap jaminan para pemimpin dunia G-20 untuk memerangi krisis ekonomi global.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang