JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin (6/4) sore, naik tajam hingga menjauhi angka Rp 11.500 per dollar AS karena pelaku pasar aktif membeli rupiah yang menunjukkan kepercayaan pasar makin membaik.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mencapai Rp 11.330/11.350 per dollar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 11.450/11.460 per dollar AS, naik 120 poin.
Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga, di Jakarta, Senin, mengatakan, berbagai sentimen positif dari internal merupakan faktor utama yang mendorong rupiah menguat.
"Namun penguatan itu diharapkan tidak terlalu cepat. Karena itu, Bank Indonesia (BI) harus dapat menjaga dengan melakukan pengawasan yang lebih ketat," ucapnya.
Faktor positif yang berasal dari internal, menurut dia, penurunan suku bunga BI Rate yang diharapkan pasar akan memberikan ekonomi tumbuh lebih baik. Selain itu, kepercayaan terhadap Indonesia semakin besar dengan masuknya investor asing terutama dari China, Jepang dan Timur Tengah. "Kami optimis ke depan rupiah akan semakin membaik, sehingga bisa mendekati angka Rp 11.000 per dollar AS," katanya.
Kenaikan rupiah itu, lanjut dia, juga didukung membaiknya laporan keuangan yang cukup bagus, yang memicu pelaku pasar terus memburu rupiah. "Pasar optimis data indikator ekonomi yang baik itu akan memberikan respon positif," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang