Tiga Korban Fokker 27 Akan Diterbangkan ke Lanud Iswahyudi Madiun

Kompas.com - 07/04/2009, 00:08 WIB

MAGETAN, KOMPAS.com - Tiga dari 24 korban tewas akibat jatuhnya pesawat Fokker 27 milik TNI AU di Lanud Husein Sastranegara, Bandung akan diterbangkan dari Bandara Husein Sastranegara ke Lanud Iswahyudi, Madiun, Jawa Timur.

Satu orang di antaranya adalah warga Magetan, Jawa Timur. Korban bernama Pratu Teguh Widodo, warga Desa Mujung, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Iswahyudi, Letkol Sus Weny Bukamo, mengatakan, menurut rencana Selasa (7/4), jenazah akan diterbangkan dari Bandung, Jawa Barat.

"Dari Lanud Iswahyudi, akan diteruskan ke rumah duka. Namun, hingga kini kami belum mendapat kepastian tentang kapan jenazah akan diterbangkan dari Bandung," ujarnya.

Menurut dia, selain satu korban tewas asal Magetan, masih terdapat dua korban tewas lagi yang akan diterbangkan dari Bandung ke Lanud Iswahjudi Magetan. Dua korban lainnya adalah Pratu Danang Tetuko yang merupakan warga Kediri dan Prada Erwin Agus Untoro, warga Blora, Jawa Tengah.

"Setelah tiba di Lanud Iswahjudi keduanya akan dibawa ke rumah duka masing-masing," katanya.

Seperti diketahui, pesawat Fokker 27 milik TNI AU meledak sesaat sebelum mendarat di Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 13.00 WIB. Ini disebabkan pesawat itu menabrak Gedung Divisi ACS (Aircraft Service) PT Dirgantara Indonesia.

Korban tewas tersebut terdiri dari para siswa, instruktur, dan juga diduga korban dari luar penumpang pesawat nahas itu. Pesawat ini memuat para siswa dan instruktur yang hendak melakukan latihan terjun tempur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau