JAKARTA, KOMPAS.com — Penerbitan Samurai Bond atau obligasi dalam bentuk yen akan melihat kondisi pasar. Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengaku saat ini persiapan Samurai Bond sedang berjalan.
"Penerbitan ditentukan oleh kondisi pasar. Karena ini untuk 2009 dan 2010 kita akan lihat kondisi obligasi. Timing dan jumlah akan ditetapkan kondisi market dan penerimaan," kata Menkeu, di Gedung Depkeu, Jakarta, Selasa (7/4).
Obligasi Pemerintah Indonesia di pasar Jepang ini bertenor 5 dan 10 tahun. Namun, Menkeu enggan mengatakan lebih jauh mengenai strukturnya. Untuk hasil yang terbaik, pemerintah akan mempertimbangkan apakah akan diterbitkan sekaligus atau bertahap.
"Kita akan lihat mana yang eksposurnya terbesar, mana yang akan didahulukan. Mana yang akan memberikan hasil terbaik. Kita akan lihat apakah penerbitannya langsung dalam satu seri atau beberapa seri," ujarnya.
Menurutnya, penerbitan Samurai Bond juga akan mempertimbangkan hasil penerimaan dan spending yang sudah ditetapkan oleh DPR. "Penerimaan negara akan kita lihat sampai dengan Maret 2009 apakah akurasi dengan APBN 2009 masih dapat digunakan sebagai pedoman," ujarnya.
Ia mengakui, karena Samurai Bond merupakan instrumen baru, diperlukan persiapan yang berbeda. Samurai Bond membutuhkan persiapan yang cukup detail.
Sebelumnya, pemerintah berencana menerbitkan Samurai Bond untuk seri (trance) pertama pada Juni senilai 500 juta dollar AS guna mengamankan APBN 2009 dari sisi pembiayaan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto memastikan pemerintah tetap akan menerbitkan Samurai Bond pada tahun ini dalam beberapa jenis atau seri. Sesuai dengan jadwal, pemerintah akan menerbitkan Shibosai atau Samurai Bond pada Juni mendatang. "Kemungkinan penerbitan akan dilakukan dalam beberapa tranches. Tranche pertama 500 juta dollar AS dan seterusnya, tergantung daya serap pasar," kata Rahmat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang