Stoner: Tahun Lalu Kami Terlalu Percaya Diri

Kompas.com - 07/04/2009, 18:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Casey Stoner mengakui, tahun lalu dia dan Ducati membuat kesalahan fatal sehingga gagal mempertahankan gelar juara dunia MotoGP. Pebalap Australia tersebut mengatakan, mereka terlalu percaya diri menghadapi kompetisi sehingga akhirnya "ditenggelamkan" oleh Valentino Rossi yang akhirnya menjadi jawara.

Belajar dari pengalaman berharga itu, Stoner lebih siap menghadapi balapan musim 2009. Dia tak mau terlena dengan hasil yang ditorehkan selama uji coba pra-musim di mana motor Desmosedici GP9 terlihat sangat dominan dan nyaris selalu menjadi pemenang.

"Saya sudah tak sabar lagi menunggu dimulainya musim baru ini. Saya benar-benar senang dengan kemajuan yang kami capai bersama untuk mesin Ducati serta hasil tes di luar trek," ungkap Stoner.

"Semua orang sudah bekerja keras sehingga ada kemajuan pada motor yang membuatnya mudah untuk dikendarai. Tenaga yang diantar dari mesin lebih baik, sistem karbon juga memperbaiki stabilitas. Intinya, selama uji coba kami menunjukkan hasil positif meskipun masih perlu sedikit perbaikan.

"Namun, balapan merupakan cerita yang berbeda—dibandingkan dengan uji coba. Karena itu, kami harus tetap bekerja keras dan tidak melakukan kesalahan serupa dengan tahun lalu, di mana kami terlalu percaya diri. Qatar bukanlah trek yang menyenangkan, karena sangat datar, tetapi juga tak terlalu buruk. Kami hanya berharap, temperatur lebih tinggi dari pada saat uji coba," jelas juara dunia 2007 itu.

Memang, Stoner tampil sangat bagus selama uji coba pra-musim 2009. Bahkan, saat beradu kecepatan di Jerez, Spanyol, pekan lalu, yang merupakan tes terakhir, dia kembali mencatatkan waktu yang tercepat sehingga berhak atas mobil sport BMW. (CRS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau