JAKARTA, KOMPAS.com — Selama libur panjang pemilu dan Paskah, 9-12 April, Bank Mandiri menyiapkan uang tunai sekitar Rp 2 triliun untuk ATM Mandiri atau sekitar Rp 440 miliar per hari, meningkat 10 persen dari transaksi rata-rata hari biasa yang mencapai Rp 400 miliar.
"Masyarakat diimbau tidak cemas bila memerlukan dana tunai selama libur panjang ini," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Sukoriyanto Saputro, di Jakarta, Selasa (7/4).
Diperkirakan, peningkatan transaksi menjelang dan selama libur panjang pemilu dan Paskah ini sekitar 1,5 juta transaksi dari biasanya yang tercatat rata-rata sekitar 1,4 juta transaksi per ATM per hari.
Bank Mandiri telah menerapkan Software Cash Management dan monitoring khusus untuk memantau operasional seluruh ATM Mandiri. Dengan software tersebut akan diketahui pola transaksi untuk hari biasa ataupun hari-hari libur panjang.
Selain itu, untuk memastikan agar operasional layanan ATM Mandiri tetap terjaga, Bank Mandiri telah menunjuk tim ATM yang akan selalu bersiap selama liburan yang terdiri dari tim ATM di masing-masing cabang di seluruh Indonesia, serta tim Kantor Pusat yang selalu memonitor kinerja ATM.
"Dengan adanya tim ini, apabila terdapat permasalahan terhadap layanan ATM Mandiri akan dapat diselesaikan segera," katanya.
Khusus pada hari Sabtu (11/4), 114 kantor cabang Bank Mandiri seluruh Indonesia buka dari pukul 08.00 sampai dengan 13.00 WIB untuk memberikan layanan penerimaan setoran BBM dan non-BBM.
Selain itu, 30 cabang Bank Mandiri di seluruh Indonesia siap melayani para nasabah melalui layanan Weekend Banking. "Bank Mandiri juga siap dengan layanan perbankan elektronik 7 x 24 melalui sarana Internet Banking, Mobile Banking, Point of Sales/EDC dan Call Center (Mandiri Call 14000) yang selama ini jumlah transaksinya telah mencapai 80 persen dari total transaksi keuangan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang