Ptn

Peraih Medali Diterima Tanpa Tes

Kompas.com - 08/04/2009, 03:27 WIB

Jakarta, Kompas - Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, akan menerima tanpa tes pemenang olimpiade nasional dan internasional di perguruan tersebut. Berarti sudah empat perguruan tinggi negeri yang memberikan fasilitas kepada pemenang olimpiade berupa masuk ke PTN tanpa tes.

Nota kesepahaman antara Universitas Brawijaya dan Departemen Pendidikan Nasional ditandatangani di Jakarta, Selasa (7/4), oleh Rektor Universitas Brawijaya Yogi Sugito dan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar Depdiknas Suyanto. Sebelumnya, nota kesepahaman Depdiknas-PTN dilakukan Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada.

Yogi mengatakan, nota kesepahaman tersebut untuk memudahkan Universitas Brawijaya mengetahui kriteria olimpiade nasional dan internasional yang diakui pemerintah dan berbobot. Siswa berprestasi peraih medali di kompetisi tingkat nasional dan internasional dapat memilih jurusan yang diminati tanpa tes.

Suyanto mengatakan, siswa yang secara berjenjang terseleksi dan mendapatkan medali harus mendapatkan insentif akademik maupun finansial. Secara akademik, siswa tidak boleh mengalami hambatan untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. ”Institusi pendidikan yang dibiayai APBN dan APBD wajib menerima mereka,” katanya.

Menurut Suyanto, kerja sama ini merupakan upaya untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 34 Tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.

”Pemerintah daerah juga wajib memberi beasiswa untuk tingkat-tingkat nasional, apalagi di tingkat dunia,” katanya.

Sungkowo Mudjiamanu, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas Depdiknas, menjelaskan, setiap tahun Depdiknas menyelenggarakan olimpiade bagi siswa, di antaranya Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Untuk OSN, dari 900 siswa tersaring, sebanyak 240 siswa yang dapat dikirimkan ke perguruan tinggi terpilih di Indonesia. (ELN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau