Cermati Tanda-Tanda Kehamilan

Kompas.com - 08/04/2009, 14:08 WIB

KOMPAS.com — Belakangan Anda merasa sering kelelahan, sering bolak-balik buang air kecil, bra mulai terasa sempit, namun terlalu dini untuk mengatakan bahwa haid Anda datang terlambat. Mungkinkah ini pertanda Anda sedang hamil?

Kelelahan, sering buang air kecil, dan payudara mengeras adalah sedikit dari beberapa tanda awal kehamilan yang bisa timbul. Bila Anda mengalaminya, mungkin Anda memang baru saja hamil meskipun masih terlalu dini untuk mengecek positif atau tidaknya.

“Untuk wanita yang aktif secara seksual, selalu waspadalah untuk kehamilan, bahkan jika menggunakan alat kontrasepsi sekalipun,” ujar Xavier Pombar MD, dokter kebidanan di Rush University Medical Center di Chicago, Amerika Serikat. “Semakin dini diketahui, makin baik pula perawatan yang bisa dilakukan untuk kehamilan. Maka, penting untuk mengenali tanda-tanda awal kehamilan,” imbuhnya.

Jadi, apa saja tanda-tanda kehamilan yang perlu diketahui?
1. Kelelahan. Kebanyakan orang menangani kelelahan dengan banyak mengonsumsi kafein. Ini bisa berbahaya untuk janin. Sementara di awal kehamilan, calon ibu banyak yang merasa kelelahan yang amat sangat. Usahakan untuk memperbanyak istirahat dan mengurangi aktivitas fisik berlebihan.

2. Sulit makan. Biasanya Anda mau makan apa saja. Tetapi tiba-tiba mencium bau ayam goreng saja Anda sudah mengernyit. Atau, melihat hidangan cumi-cumi membuat Anda ingin muntah. Merasa seperti ini? Bisa jadi Anda sedang hamil. Banyak calon ibu yang melaporkan kejadian semacam ini di awal-awal kehamilannya. Ini bisa diakibatkan oleh naiknya hormon beta-hCG. Tak ada yang bisa dilakukan untuk mengatasi keadaan ini kecuali menjauhi makanan-makanan tersebut.

3. Sensitif terhadap aroma. Tingkat penciuman calon ibu yang hamil muda memang meningkat tinggi. Anda bisa sangat terganggu bau asap rokok atau bahkan aroma dari pasangan Anda. Sekali lagi, tak ada yang bisa dilakukan untuk hal yang disebabkan oleh meningkatnya hormon ini kecuali menghindari bebauan tersebut, khususnya asap rokok yang berbahaya untuk janin.

4. Pusing dan muntah. Lagi-lagi salahkan peningkatan level hormon untuk kedua hal ini. Namun Anda harusnya merasa cukup senang karena ini berarti Anda dan bayi dalam keadaan sehat dan bertumbuh. Termasuk pula ketika terjadi morning sickness. Biasanya, hal ini akan berlalu setelah usia kehamilan melewati usia 12 minggu (trimester pertama). Yang bisa Anda lakukan adalah mengusahakan agar perut Anda tidak dibiarkan kosong. Simpan biskuit atau makanan kecil dekat Anda ke mana pun jika rasa mual menyerang sepanjang hari. Simpan biskuit di dekat tempat tidur Anda, makanlah setelah bangun pagi sebelum mulai beraktivitas. Vitamin kehamilan juga bisa meningkatkan pusing dan mual jika diminum sebelum makan. Banyak calon ibu yang merasa lebih enak jika vitamin tersebut dimakan di malam hari atau setelah makan malam.

5. Pembengkakan dan sakit di payudara. Salah satu tanda kehamilan adalah terjadinya perubahan pada payudara. Hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi keadaan ini ialah dengan membeli bra baru.

6. Sering buang air kecil. Di masa awal kehamilan, rahim mengalami pembesaran, dan hal ini menekan kantung kemih sehingga memicu seringnya keinginan untuk buang air kecil. Ini biasa terjadi di trimester pertama, dan akan muncul lagi di trimester akhir ketika kepala bayi menekan kantung kemih.

7. Napas pendek. Ada sebagian wanita yang merasa napasnya menjadi pendek di awal kehamilan. Ini karena si ibu menghirup napas untuk 2 orang. Namun jika bertambah parah dan merasa kekurangan oksigen terus-menerus, konsultasikan pada dokter. Apalagi jika ada rasa sakit di dada karena ini bisa menjadi tanda penyakit yang serius.

8. Perubahan fisik. Selain tanda-tanda yang bisa Anda rasakan sendiri, pastikan kehamilan dengan datang ke dokter dan menanyakannya. Karena saat terjadi kehamilan ada tanda-tanda perubahan warna dan tekstur di daerah vagina yang bisa dideteksi oleh dokter kebidanan.

Tanda awal kehamilan pada seorang wanita bisa berbeda-beda, ada yang merasakan semua tanda di atas, ada pula yang hanya merasakan beberapa di antaranya saja. Namun, yang paling bisa mempertegas kehamilan adalah jika biasanya haid Anda teratur dan tak pernah bolong, tiba-tiba bulan itu tak kunjung datang. Untuk lebih memastikan lagi, datanglah ke dokter untuk melakukan pemeriksaan atau beli test pack dan cek sendiri di rumah.

Jika Anda sedang hamil, belum terlambat atau terlalu cepat untuk mulai mengganti gaya hidup yang merugikan, seperti berhenti mengonsumsi kafein, nikotin, sushi, dan alkohol. Jika diperlukan, mulailah mengasup vitamin khusus kehamilan. Jika Anda sedang menjalani pengobatan atas suatu penyakit, pastikan obat-obatan yang dikonsumsi aman untuk ibu hamil dengan mengonsultasikannya dengan dokter.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau