Warga Keluarkan Duit Percantik TPS Sultan

Kompas.com - 08/04/2009, 16:09 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bersama masyarakat setempat, Rabu (8/4), menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2009. 

Secara swadaya, masyarakat menambah bilik suara dan secara sukarela mengeluarkan dana tambahan untuk mempercantik tempat pemungutan suara. Di TPS 022, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, tempat Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X akan memberikan suara, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara dibantu masyarakat menyiapkan TPS dengan lima bilik suara. 

Bilik suara dibuat cukup unik menggunakan jarit dan selendang batik. Untuk membuat bilik suara dan memperindah TPS 022 itu digunakan 26 jarit dan 5 selendang batik. Rencananya, seluruh petugas KPPS besok akan memakai seragam tradisional peranakan Jawa. 

"Jarit ini pinjam dari warga. Ini juga memenuhi pesan Sultan, biarpun pakai kain jelek perlu dibuat bilik yang baik untuk menjaga kerahasiaan. Kami buat dari jarit biar bagus," kata R Bambang Nurhadi, Ketua KPPS TPS 022, Pabembahan. 

Bambang mengatakan, warga juga membantu dana tambahan untuk menyiapkan TPS, terutama untuk konsumsi dan keperluan teknis lain. Dana bantuan KPU untuk konsumsi dan kelengkapan TPS hanya mendapatkan dana Rp 629.000. 

"Dana itu jelas kurang. Karena itu secara swadaya, masyarkat ikut urun," ucapnya. 

Di TPS 09, seluruh persiapan sudah selesai dan siap digunakan. TPS 09 menempati salah satu rumah warga. TPS dengan jumlah pemilih 220 orang terdapat empat bilik suara. 

"Kami sudah siap. Nanti sore kami akan mengambil logistik," ungkap Ketua KPPS 09, Panembahan. 

Menurut Bambang, Sultan HB X bersama permaisuri GKR Hemas dan putri-putri rencananya akan datang di TPS 022 pukul 07.00. Di sini, Sultan akan memberikan suara urutan pertama. 

"Tradisi di sini, kalau Ngarsa Dalem (Sultan) belum memberikan suara, warga belum memberikan suara," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau