JAKARTA, KOMPAS.com — Penghitungan suara di Lapas Cipinang sudah dimulai sejak pukul 13.00 WIB di TPS 101 dan 102 dari sembilan TPS yang ada. Waktu penghitungan molor satu jam dari yang dijadwalkan pukul 12.00 WIB karena banyaknya jumlah warga binaan lapas, 3.363 orang, yang terbagi di 9 TPS yang ada.
Yang menarik, hingga pukul 14.00 WIB, dari hasil penghitungan suara di TPS 102 terdapat 23 suara yang memilih calon legislatif DPD DKI Jakarta Fadloli el Munir nomor urut 2. Padahal, Fadloli telah mengembuskan nafas terakhir pada 30 Maret 2009 lalu karena serangan jantung.
Suara yang diperoleh Ketua Forum Betawi Rempug ini melebihi caleg DPD DKI Jakarta AM Fatwa. Namun, karena Fadloli sudah meninggal, maka suara yang diperoleh akan hangus.
Saat ditanya mengenai sosialisasi tata cara pemungutan suara dan caleg yang masih terpilih, koordinator pemilih Lapas Cipinang, Syamsul, mengatakan sudah dilakukan sosialisasi. "Yah, kita sudah lakukan sosialisasi, tapi kalau masih ada suara hangus, ya itu risiko," katanya.
Syamsul yang juga menjabat Kabid Bagian Pembinaan Lapas Cipinang ini juga menjelaskan ada 14 warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) dari 9 TPS yang ada di lapas terbesar di Indonesia ini, "Tapi mereka tak diperbolehkan mencontreng karena terlanjur terdaftar ya tak apa, tapi hak pilihnya kan tidak ada," katanya.
Fadholi juga mendapatkan 2 suara di di TPS 'Megawati Soekarnoputri' di TPS 037 di Jalan Kebagusan IV, Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang