Tidak Ada TPS Keliling di Rumah Sakit

Kompas.com - 09/04/2009, 18:37 WIB

INDRAMAYU, KOMPAS.com — Tidak seperti Pemilu 2004 atau Pemilihan Gubernur Jawa Barat, pada Pemilu 2009 tidak ada TPS khusus maupun TPS keliling di rumah sakit. Biasanya, kata Rasmita (37), petugas keamanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu, Kamis (9/4), selalu ada TPS keliling yang masuk ke RSUD untuk melayani hak pasien yang ingin memilih. 

TPS keliling itu berasal dari TPS yang berada paling dekat dengan rumah sakit. Akan tetapi, pada pemilu legislatif yang sekarang, tidak ada TPS keliling yang melayani pasien. Padahal, setidaknya ada 100 pasien yang kini dirawat inap. 

"Kalau pegawai sih bisa minta izin sebentar untuk mencontreng. Sedangkan pasien kan tidak bisa ke mana-mana," ujar Rasmita yang telah mencontreng sebelum berangkat kerja. 

Sarkim, petugas TPS 12, Kecamatan Sindang, Indramayu, yang terletak paling dekat dengan RSUD Indramayu, mengatakan tidak akan melakukan TPS keliling seperti sebelumnya. Umumnya, dari rumah sakit, pasti ada 20-25 pasien yang memilih di TPS keliling.

Sementara sampai TPS mau ditutup, belum ada satu pun pasien dari RSUD yang datang ke tempatnya. Bagi pasien, keluarga pasien, maupun pegawai rumah sakit yang ingin memilih di TPS 12, kata Sarkim, harus membawa A5 agar bisa mencontreng. 

Tidak adanya TPS khusus maupun TPS keliling juga terjadi di RS Bhayangkara Indramayu. Nurafni, suster jaga di rumah sakit itu, mengatakan, tidak ada lagi TPS yang dibuat di lingkungan rumah sakit. Akibatnya, pasien dan keluarga pasien, maupun paramedis di rumah sakit, terpaksa mencontreng di TPS asalnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau