YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Jumat (10/4) pagi ini Kantor KPU DIY di Jalan Ipda Tut Harsono Yogyakarta mendapat penjagaan ketat aparat. Penjagaan tidak hanya dilakukan oleh petugas berpakaian dinas, tetapi juga berpakaian preman.
Lokasi penjagaan tidak hanya difokuskan di dalam pagar KPU, tetapi juga di ruas jalan dan sejumlah perempatan yang berdekatan dengan Kantor KPU. Di halaman KPU telah disiagakan dua unit mobil watercanon dan kawat berduri.
Kepala Poltabes Yogyakarta Komisaris Besar Agus Sukamso mengatakan, pihaknya menerjunkan 600 personel dari Polda DIY, Poltabes, dan Satuan Brigadir Mobil.
Penjagaan ketat ini dilakukan menyusul dibatalkannya rencana pemilu susulan bagi 525 warga Papua di Yogyakarta yang disampaikan KPU tadi malam.
Dalam keterangan pers-nya, Ketua KPU DIY Any Rohyati mencabut pernyataan yang ia sampaikan pada Kamis sore di depan sekitar 100 warga Papua yang berunjuk rasa di depan Kantor KPU.
Dalam pernyataan lisan itu KPU menyatakan akan mengadakan pemilu susulan yang akan dilakukan pukul 11.00-12.00. Any sendiri beberapa menit lalu datang ke KPU dengan pengawalan ketat polisi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang