BOGOR, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menghargai sejumlah partai yang enggan berkoalisi dengan partainya. Ia mengakui, ada partai yang jauh hari menyatakan tidak mau berkoalisi dengan partainya.
"Saya sudah mendengar memang ada parpol yang 'say no' pada Partai Demokrat. Ya saya hormati. Saya mendengar. Kemudian jauh hari juga ada parpol yang tidak mungkin kami berkoalisi dengan Partai Demokrat. Itupun saya hormati hak politik dari parpol itu," kata SBY, di kediamannya, di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (10/4).
Menurut SBY, partainya terus menjalin komunikasi, baik secara langsung, maupun tidak langsung. "Saat ini, sudah saatnya kami melakukan penjajakan komunikasi politik untuk membangun format kebersamaan seperti apa lima tahun mendatang, dan apabila saya terpilih kembali menjadi presiden RI. Masih panjang perjalanannya," papar SBY.
SBY menggelar konferensi pers setelah mengadakan pertemuan tertutup dengan pimpinan teras partainya. Di antaranya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Andi Malarangeng, Menbudpar Jero Wacik, Sekjen Marzuki Alie, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Syarief Hasan, Wakil Ketua Umum Ahmad Mubarok, serta fungsionaris Demokrat, Hayono Isman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang