JAKARTA, KOMPAS.com - Pernyataan Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Irgan Chaerul Mahfiz yang menyatakan PPP lebih condong bergabung sebagai pendukung Presiden SBY pada Pilpres, langsung dibantah oleh salah satu Ketua DPP PPP Emron Pangkapi. Emron yang dikonfirmasi Persda Network, Jumat (10/4) menyatakan partainya baru akan membahas koalisi pada Rapimnas.
"Siapa capres yang akan PPP usung, haknya ada pada Rapimnas dan yang memiliki hak suara adalah DPW-DWP PPP seluruh Indonesia. Siapapun saat ini memang boleh-boleh saja berwacana, tapi keputusan finalnya ada pada Rapimnas," ujar Emron. Ia mengatakan Rapimnas sedianya akan dilaksanakan pada 15 April. Dari Rapimnas tersebut akan diputuskan apakah PPP akan bergabung ke Blok M (Megawati) atau Blok S (SBY).
Sebelumnya, Sekjen DPP PPP Irgan Chaerul Mahfidz secara pribadi dirinya menyatakan ada kecenderungan partainya akan mendukung kembali Presiden SBY dalam pencalonannya sebagai capres di Pilpres mendatang. Hal ini diakuinya setelah melihat hasil perolehan suara sementara yang didapat oleh partainya.
"Alangkah naifnya andai PPP tidak melihat kecenderungan aspirasi rakyat tersebut terhadap Yudhoyono. Saya yakin bahwa 'akar rumput' PPP termasuk DPW dan DPC cenderung mendukung Yudhoyono kembali sebagai capres pada Pemilu Presiden 2009 yang akan datang," kata Irgan.
Apa yang dikatakan Irgan menurut Emron hanya wacana pribadi. "Kalau suara yang berkembang saat ini, para pengurus wilayah, sekitar 25 DPW PPP lebih cenderung mencari tokoh alternatif. Tokoh alternatif yang memiliki semangat perubahan, memiliki visi yang lebih dekat dengan PPP, nasionalisasi ekonomi dan pembangunan ekonomi kerakyatan," Emron menjelaskan.
"25 DPW cenderung meminta kepada DPP PPP mencari figur alternatif dan segera menetapkan sebuah koalisi yang lebih memiliki visi masa depan. Yang bisa memberi kehormatan dan nama baik Indonesia di masa mendatang. Kalau memang wacana-wacana yang berkembang, termasuk apa yang saya katakan, baru sebatas sikap pribadi saja, belum resmi," tegas Emron.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang