JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Hanura Wiranto gagal mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.
Pertemuan itu sedianya akan digelar di salah satu kantor Wiranto yang berlokasi di Jalan Kota Bumi, Jakpus, Sabtu siang.
Sementara itu, belasan wartawan cetak maupun elektronik telah menanti pertemuan kedua elite politik itu. Sejumlah wartawan yang mencoba mencari konfirmasi tentang gagalnya pertemuan itu hanya mendapatkan jawaban bahwa pertemuan itu bukan gagal dan hanya ditunda saja waktunya.
Pada Jumat (10/4) malam, Wiranto juga mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di kediaman mantan presiden tersebut di Jalan Teuku Umar.
Dalam pertemuan itu, baik Wiranto maupun Megawati sepakat perlu adanya penyikapan terhadap berbagai penyimpangan dalam pelaksanaan pemilu legislatif yang dilaksanakan pada 9 April lalu.
"Harus ada penyikapan yang lebih tegas khususnya yang diduga menjadi penyebab pemilu saat ini dianggap menyimpang, misalnya soal DPT (daftar pemilih tetap), laporan dari daerah yang menyatakan banyak orang yang mempunyai hak pilih ternyata tak bisa memilih, hingga ada orang yang seharusnya sudah meninggal namun terdaftar di beberapa daerah," kata Wiranto.
Dalam kesempatan itu Wiranto menyatakan bahwa penyikapan terhadap berbagai penyimpangan pemilu itu juga akan dikomunikasikan dengan partai-partai lainnya.
Pascapemungutan suara dan dilakukannya penghitungan cepat suara hasil pemilu, sejumlah elite politik mulai gencar lagi menjalin komunikasi politik mereka yang akan bermuara pada pembentukan koalisi politik untuk pencalonan presiden mendatang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang