LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Guus Hiddink, memperingatkan pemainnya untuk tidak mengulang kesalahan pada 20 menit terakhir duel lawan Bolton Wanderers. Kebobolan tiga gol dalam waktu kurang dari sepuluh menit jelas mengecewakannya.
Dalam duel di Stamford Bridge, Sabtu (11/4) malam, Chelsea sudah unggul 4-0 hingga menit ke-70. Namun, setelah pergantian dua pemain, "The Blues" langsung kebobolan tiga gol sebelum duel menginjak menit ke-80.
Hiddink menilai, timnya terlalu berpuas diri usai mencetak empat gol tanpa balas. Mestinya tidak demikian. Tim-tim Liga Inggris sudah terbiasa dengan mencetak banyak gol dan tak pernah puas dengan gol yang sudah mereka ciptakan. Namun, karena ketidakdisiplinan John Terry dkk, musuh hampir menyusul mereka.
"Sudah menjadi ciri khas sepak bola Inggris unggul 4-0 dan mencari gol kelima karena kami sedang berjuang mencari satu gol, tapi tiba-tiba kami sangat tidak teratur dan tidak bertahan baik, gelandang dan penyerang juga, dan kebobolan tiga gol dalam sembilan menit," komentarnya.
Hiddink juga membantah bahwa gol beruntun dari tim tamu merupakan dampak dari taktiknya menarik Didier Drogba dan Frank Lampard. Hiddink menilai, pergantian itu sudah dipikirkan masak-masak dan semestinya tim tidak terpengaruh oleh pertukaran pemain tersebut.
"Tentu saya juga berpikir tentang (keputusan) saya sendiri. Namun, jika Anda unggul 4-0 hingga 20 menit sisa, dan tidak mempertahankan posisi penting dengan pergantian pemain, maka saya tidak memikirkan akibatnya. Kami terlalu santai," lanjutnya.
Hiddink melihat timnya hampir menyerah setelah unggul banyak gol. Jika timnya tidak berjuang keras, mungkin Bolton akan mencetak gol penyamakedudukan. Karena itu, Hiddink tak mau para pemainnya mengulangi kesalahan serupa saat menjamu Liverpool di leg kedua perempat final Liga Champions, Selasa (14/4) nanti.
"Kami telah berbicara kepada para pemain, jika kamu melawan (tim) besar, kamu tidak boleh melakukan seperti ini lagi. Kami tak boleh melakukannya lagi," kata pelatih asal Belanda itu.
Chelsea mengantongi keunggulan 3-1 pada leg pertama di Anfield, Rabu (8/4) silam. Jika mereka kebobolan tiga gol tanpa balas, tiket yang sudah separuh digenggam terpaksa diberikan kepada "The Reds".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang