Danareksa Beri Rekomendasi Buy untuk BUMI

Kompas.com - 13/04/2009, 20:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Analis Danareksa Felicia Barus memutuskan untuk menaikkan prediksi pendapatan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar 49 persen untuk 2009 dan 23 persen di 2010. Ada beberapa alasan yang mendasari Felicia terkait hal tersebut. Pertama, adanya penurunan prediksi biaya operasional sebesar 8 persen di 2009 dan 7 persen di 2010. Kedua, terkait penurunan biaya bunga yang harus dikeluarkan BUMI yang diprediksi hanya ajan berkisar 36 persen di 2009 dan 66 persen di 2010.

Sementara yang ketiga, adanya pajak yang lebih rendah sebesar 30 persen dari prediksi Danareksa sebelumnya sebesar 45 persen. Ketiga faktor tersebut dapat menutup kerugian akibat melorotnya harga batubara yang diprediksi akan mengalami penurunan sebesar 17 persen (2009) dan 20 persen (2010).

“Pajak yang dikenakan terhadap BUMI lebih rendah dari prediksi kami. Meski demikian, BUMI tidak akan dapat menikmati lahi keuntungan pajak yang besar di masa yang akan datang. Kami yakin, tingkat pajak akan normal di level 30 persen,” papar Felicia dalam hasil riset yang dirilis hari ini.

Sementara itu, utang BUMI pada akhir 2008 lalu memang mengalami kenaikan sebesar 105 persen setelah mengakuisisi Fajar Bumi Sakti dan Darma Henwa. “Ke depannya, saya melihat, utang BUMI akan terus merosot. Kami memprediksi, jumlah utang BUMI akan turun 59 persen pada akhir 2009 dan hanya sekitar 35 persen di 2010,” ungkapnya.

Dengan adanya latar belakang tersebut, Felicia memberikan rekomendasi buy dengan target harga Rp 1.200. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau