Senna: Adebayor Kalah Jauh Dibanding Henry

Kompas.com - 14/04/2009, 09:20 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Kapten Villarreal, Marcos Senna, menilai kehebatan striker Arsenal, Emmanuel Adebayor, belum sebanding dengan legenda "The Gunners", Thierry Henry. Adebayor masih memerlukan beberapa gol indah untuk bisa menyamai kehebatan Henry.

Senna dan Adebayor adalah pencetak gol dalam duel leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion El Madrigal, pekan lalu. Senna mencetak gol lebih dulu lewat tendangan keras dari luar kotak penalti di babak pertama. Adebayor membalasnya di babak kedua dengan tendangan salto.

Adebayor tak menyangka bisa mencetak gol indah seperti itu. Media di Inggris pun segera menampilkan judul-judul memikat tentang sepakan overhead dari striker Togo tersebut. Senna menanggapinya dengan dingin. Menurutnya, Adebayor tidak ada apa-apanya.

"Adebayor tidak membuatku tertarik," kata Senna. "Di usiaku dan semua hal yang kulihat dalam sepak bola, sulit mencari pemain yang membuatku merasa tertarik. Aku pernah melihat gol yang lebih indah dibanding gol Adebayor."

"Dia pemain bagus tapi dia belum bisa disebut superstar. Dia masih kalah jauh dibanding yang Henry lakukan di Arsenal dan kariernya dalam sepak bola," tambah pemain 32 tahun tersebut.

Menurut Senna, gol Adebayor itu menjadi penting dan luar biasa karena terjadi di Liga Champions. Siapa pun yang mencetak gol spektakuler di turnamen ini selalu mendapat publisitas lebih besar dibanding jika dilakukan di kompetisi lain.

Arsenal dan Villarreal akan kembali bertemu pada leg kedua perempat final pada Kamis (16/4) dini hari WIB. Senna sendiri dipastikan absen dalam pertandingan itu akibat cedera hamstring yang ia alami dalam duel lawan Malaga, akhir pekan lalu. (MAIL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau