BEIRUT, KOMPAS.com - AS akan menyumbang 12 pesawat tak berawak Raven pada militer Libanon sebagai bagian dari program bantuan militernya. Pesawat-pesawat itu akan diberikan "dalam beberapa bulan yang akan datang", demikian keterangan kedutaan besar AS di Beirut.
Komandan militer Libanon Jenderal Jean Kahwaji dan Menteri Pertahanan Elias Murr menyetujui sumbangan itu ketika berkunjung ke AS awal tahun ini. Departemen Pertahanan AS juga akan melatih pilot-pilot Libanon dalam menggunakan Raven sebagai "bagian dari program bantuan militer AS yang komprehensif.
Raven memiliki sensor elektronik yang menyediakan informasi intelijen segera serta dapat melakukan pengintaian dan pengamatan. Bantuan militer AS pada Libanon seluruhnya mencapai lebih dari 410 juta dollar sejak 2006 dan mencakup pesawat terbang, tank, artileri serta pelatihan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang