JAKARTA, KOMPAS.com — Hiruk pikuk koalisi di antara berbagai petinggi partai politik (parpol) gencar digalang beberapa hari terakhir. Menurut pengamat politik dari Universitas Paramadina, Anies Baswedan, seharusnya petinggi parpol menganggap koalisi itu sebagai bunga-bunganya pemilu dan lebih berkonsentrasi pada problem daftar pemilih tetap (DPT).
"DPT itu justru problem penting daripada soal koalisi karena koalisi itu hanya bunga-bunganya pemilu," ujar Anies kepada wartawan seusai peluncuran Pojok Antikorupsi, Jakarta, Rabu (15/4).
Dikatakan Anies, kisruh DPT itu problem yang dirasakan puluhan juta orang karena menyangkut hak politik warga negara. Adapun koalisi parpol hanya urusan elite politik.
"Para politisi dan parpol harus diskusi mencari solusi soal problem DPT, rakyat butuh solusi jadi jangan diskusi untuk politisasi persoalan DPT," tegasnya.
Anies menjelaskan, Presiden sudah memerintahkan untuk mencarikan solusi problem kisruh pemilu terutama persoalan DPT. Maka, kalangan parpol diminta untuk mencari solusi dan berdiskusi.
"Kalau untuk pengajuan gugatan hukum soal DPT atau kisruh pelanggaran pemilu lain dari pihak partai atau pihak lain harus tetap dijalankan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang