KOMPAS.com — Roger Federer menangis lagi. Namun, kali ini petenis Swiss tersebut tidak meratapi kegagalan demi kegagalannya meraih gelar juara pada awal tahun 2009. Namun, dia menitikkan air mata karena kegembiraan yang menggelayuti hatinya.
Ya, Federer menangis ketika yang berada di hadapannya adalah Mirka Vavrinec. Pada 11 April lalu, peraih 13 gelar grand slam tersebut secara resmi menjadikan wanita itu sebagai istrinya setelah berpacaran dari tahun 2000.
Ini merupakan curahan Federer yang untuk pertama kalinya berbicara kepada publik seputar acara tersebut.
"Memang, air mata menetes," ungkap Federer tentang pernikahan yang diadakan di kota asalnya, Basel, Swiss. "Itu sangat membahagiakan."
Di awal tahun 2009 ini, Federer juga sempat meneteskan air mata dan menangis tersedu-sedu. Hal tersebut terjadi ketika dia ditaklukkan rival terberatnya, Rafael Nadal, pada pertarungan lima set di final Australia Terbuka.
Seusai pertandingan yang melelahkan itu, Federer, yang sedang memburu gelar ke-14 grand slam sekaligus menyamai rekor petenis legendaris Amerika Serikat, Pete Sampras, nyaris tak bisa bicara. Dia sempat turun dari podium, sebelum naik lagi dan sedikit memberikan pernyataan.
"Tuhan, ini (kekalahan) membunuhku." Demikian ucapan singkat petenis nomor dua dunia tersebut saat diberi kesempatan kedua untuk berbicara kepada penonton di Rod Laver Arena.
Namun, akhir pekan lalu, semua kegundahan tersebut seperti hanyut bersama air mata kegembiraannya. Federer merasa lebih enjoy karena cinta yang sekian lama bersemi telah mekar yang ditandai dengan pernikahan.
"Saya sangat emosional. Memang saya sangat senang ketika mengetahui bahwa dia sangat mencintai saya, begitu pun sebaliknya, saya juga sangat mencintainya. Itu adalah hari yang sangat indah, apalagi cuacanya sangat cerah," tutur petenis kelahiran 8 Agustus 1981 tersebut.
Tentang targetnya pada musim ini, Federer yang juga bintang iklan alat cukur tersebut—bersama dengan Tiger Woods dan Thierry Henry—mengatakan, dia mengincar gelar Perancis Terbuka. Pasalnya, grand slam di lapangan tanah liat itu menjadi satu-satunya kejuaraan yang belum pernah diraihnya.
"Saya berharap bisa mendapatkan gelar tersebut. Itulah mengapa saya lebih fokus menghadapinya."
Saat ini Federer sedang mengikuti turnamen Monte Carlo Masters 1000. Dia memanfaatkan fasilitas wildcard yang diberikan, dan langsung maju ke babak kedua untuk berhadapan dengan petenis Italia, Andreas Seppi, pada Rabu (15/4).
Hubungan Federer dengan Mirka sudah berlangsung sejak tahun 2000, ketika mereka sama-sama membela Swiss di Olimpiade Sydney. Namun, karier Mirka di tenis profesional tak berlanjut. Wanita berusia 31 tahun itu pensiun dini, yakni pada tahun 2002, karena cedera kaki.
Namun, dengan demikian, Mirka justru bisa mencurahkan segala perhatiannya kepada Federer. Sebagai manajernya, Mirka selalu mendampingi kekasihnya tersebut yang kini telah berubah status menjadi suami.
Saat ini, Mirka sedang mengandung jabang bayi buah dari cinta mereka. Sampai sekarang, Federer belum menemukan nama yang cocok untuk calon anak laki-lakinya tersebut yang sebentar lagi akan lahir ke dunia ini.
"Ada banyak buku tentang itu (nama) sehingga kami akan melihat dan mengambilnya. Tetapi, tidak, kami belum memutuskan tentang nama itu," pungkas Federer. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang