JAKARTA, KOMPAS.com — PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengalokasikan belanja modal atau capital expediture (capex) perseroan pada 2009 ini sekitar 2 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 20 triliun. Hal tersebut diumumkan Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah, di Jakarta, Rabu.
Dia menambahkan dana capex tersebut sebagian besar akan dipergunakan untuk pengembangan unit bisnis seluler (Telkomsel). Selain itu juga akan digunakan untuk pembangunan jaringan backbone, Flexi, serta pembangunan satelit.
Menurutnya, dana capex tersebut didapatkan dari kas internal perusahaan serta pinjaman. "Kebanyakan berasal dari internal saja, sekitar 60-70 persen," katanya.
Adapun sisanya berasal dari pinjaman, baik dari bank BUMN maupun swasta, yakni Bank Mandiri dan BNI. "Kalau yang swasta, Bank BCA dan bank daerah," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang