LONDON, KOMPAS.com - Arsenal mengamuk di leg kedua perempat final Liga Champions lawan Villarreal, Kamis (16/4) dini hari. Tampil di kandang sendiri, The Gunners memberondong Kapal Selam Kuning 3-0 . Arsenal pun lolos ke semifinal dengan agregat 4-1, menantang Manchester United.
Arsenal langsung menyerang sejak awal laga. Hasilnya, pada menit keempat, Robin Van Persie nyaris membawa tuan rumah unggul. Setelah menerima umpan silang Cesc Fabregas, Van Persie yang berdiri di dalam kotak penalti, menanduk bola ke gawang Diego Lopez. Namun, bola terlalu tinggi dan melambung di atas mistar gawang Villarreal.
Villarreal mampu membalas ancaman ini pada menit ketujuh. Giuseppe Rossi mengumpan Diego Godin yang berada di sisi kiri dalam gawang Arsenal. Setelah menerima bola, Godin menembak ke sudut kiri bawah gawang Lukasz Fabianski. Sial, bola mendatar dan pelan itu mudah diatasi Fabianski.
Arsenal segera merespons dengan sebuah serangan balik yang dimotori Cesc Fabregas. Melihat Theo Walcott masuk ke dalam kotak penalti, Cesc melepas umpan terobosan. Godin gagal menghalau bola, sehingga bola bisa dikuasai Walcott. MEski dicegat kiper Diego Lopez, Walcott mampu melambungkan bola, mencetak gol pertama Arsenal pada menit ke-9.
Selanjutnya, kedua kubu bermain di tengah. Setelah saling jajal dan kutak-kutik di lapangan tengah, Arsenal kembali mendapat peluang pada menit ke-29, ketika wasit Wolfgang Stark memberikan hadiah tendangan bebas. Van Persie dipercaya mengeksekusi. Ia melepas tendangan langsung menuju sudut kiri atas gawang Lopez.
Lopez berhasil menepis bola. Sial, bola jatuh ke Adebayor yang langsung mengirim bola ke tengah bawah gawang Villarreal. Bola sudah hampir melewati garis gawang. Namun, dua pemain Villarreal masih sempat membuangnya.
Villarreal masih belum mengancam gawang Lukasz Fabianski ketika Arsenal kembali berpeluang menggandakan keunggulan pada menit ke-34. Dari sisi kanan, Walcott melepas umpan silang ke tengah kotak penalti. Bola jatuh di kaki bek Villarreal, Gonzalo Rodriguez. Ia hendak membuang bola, namun keburu diadang Emmanuel Adebayor. Bola lepas dari penguasaannya. Adebayor berusaha mengejar, namun tangkapan Lopez berhasil mendahului sambaran kaki Adebayor.
"The Gunners" benar-benar tak memberi kesempatan lawan mengancam. Pada menit ke-38, Arsenal kembali mendapat hadiah tendangan bebas di sayap kiri pertahanan Villarreal.
Hingga akhir babak pertama, Villarreal belum membebaskan diri dari tekanan tuan rumah. Beruntung, Arsenal tak optimal memanfaatkan peluang. Skor 1-0 untuk Arsenal mengiringi langkah kedua kubu ke ruang ganti.
Memasuki babak kedua, Arsenal kembali berinisiatif menyerang. Kali ini, Theo Walcott memimpin gempuran dari sayap kanan. Menjelang akhir lapangan, Walcott melepas umpan silang tengah kotak penalti. Namun, alur bola malah menukik tepat ke sudut sempit tiang kanan Lopez. Beruntung, Lopez sigap membuang bola.
Setelah gempuran ini, Villarreal mulai mengencangkan pertahanan. Arsenal pun dipaksa bersabar mencari celah penyerangan. Kesempatan menggandakan keunggulan baru datang untuk Arsenal pada menit ke-58. Kali ini, Van Persie yang menjadi otak serangan Arsenal.
Setelah melewati dua pemain lawan, Van Persie mengumpan ke Adebayor di dalam kotak penalti. Tanpa kesulitan, Adebayor mengecoh Lopez dan meloloskan bola ke dalam jaring Villarreal. Arsenal unggul 2-0.
Tertinggal dua gol, tim asuhan Villarreal masih berusaha menyerang. Namun, belum lagi berhasil, mereka dikejutkan keputusan penalti untuk Arsenal, menyusul pelanggaran Diego Godin kepada Walcott.
Penalti tak bisa langsung dilakukan karena sejumlah pemain Villarreal protes kepada wasit. Hasilnya, protes itu malah berbuah kartu kuning kedua untuk Sebastian Eguren.
Eguren belum benar-benar keluar dari lapangan, saat penalti dieksekusi Van Persie pada menit ke-69. Tanpa kesulitan, Van Persie menaklukkan Lopez.
Tertinggal tiga gol dan kehilangan pemain membunuh semangat Villarreal. Mereka seolah kehilangan hasrat menyerang.
Arsenal yang merasa sudah aman terus mengendurkan serangan. Dua puluh menit terlewati tanpa ketegangan. Skor 3-0 bertahan hingga akhir pertandingan. Di semifinal, The Gunners akan bertemu tim Inggris lainnya, Manchester United.
Susunan pemain
Arsenal: Fabianski; Eboue, Toure, Silvestre, Gibbs; Walcott (Denilson 76'), Song, Fabregas, Nasri; Van Persie (Diaby 76'), Adebayor (Bendtner 82')
Villarreal: Lopez; Angel, Gonzalo, Godin, Capdevila; Cani (Pablo 70'), Eguren, Bruno (Ibagaza 63'), Fernandez (Nihat 63'); Pires; Rossi