Waspadai Ribuan Imigran Bakal Masuk

Kompas.com - 16/04/2009, 03:37 WIB
 
 

BATAM, KOMPAS.com - Pihak Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam menyatakan kekhawatiran mereka atas kemungkinan eksodus imigran dari Asia Selatan, seperti Afganistan dan Sri Lanka, yang diperkirakan akan memasuki wilayah Indonesia, khususnya Kepulauan Riau.

Imigran akan masuk melalui Malaysia. Saat ini di Malaysia jumlah imigran mencapai ribuan orang.

Ini merupakan masalah serius karena Malaysia menolak kehadiran imigran pemegang kartu pengungsi yang dikeluarkan Komisi Tinggi Urusan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Dirman Sukardi di Batam, Rabu (15/4), menyatakan, ”Hari ini ada dua imigran dari Sri Lanka yang masuk ke Batam melalui Malaysia. Salah satu memegang kartu pengungsi dari UNHCR di Malaysia.”

Dirman prihatin dengan masuknya imigran pemegang kartu UNHCR di Malaysia ke Batam. Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh, ada ribuan imigran dari Asia Selatan yang berada di Malaysia. ”Saya khawatir terjadi eksodus imigran, termasuk imigran yang sudah memegang kartu UNHCR,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Yudi Kurniadi menambahkan, imigran pemegang kartu pengungsi dari UNHCR seharusnya difasilitasi oleh pihak UNHCR di Malaysia untuk tinggal di Malaysia. ”Ini kok imigrannya malah ke Indonesia,” katanya.

Imigran asal Sri Lanka pemegang kartu UNHCR, Sujay (28), mengungkapkan, meski memegang kartu tersebut, ia tetap ditangkap oleh polisi Malaysia. ”Saya tidak boleh kerja di Malaysia,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau