Terpuruk di Awal, Wall Street Berakhir Hijau

Kompas.com - 16/04/2009, 07:30 WIB

NEW YORK, RABU - Bursa saham Wall Street AS, pada perdagangan Rabu (15/4) waktu setempat, berakhir menguat. Saham-saham perusahaan keuangan dan pembuat produk konsumer diburu pasar.

"Sebuah penutupan kuat mengangkat indeks Dow menjadi naik tiga digit pada hari ini. Nasdaq tampak kurang impresif, namun menghapus penurunan awal," kata Al Goldman dari Wachovia Securities seperti dikutip AFP.

Indeks Dow Jones industrial average ditutup meningkat 109,44 poin atau 1,4 persen pada 8.029,62. Kemudian indeks Standard & Poor 500 berakhir naik 10,56 poin (1,3 persen) ke posisi 852,06. Serta indeks komposit teknologi Nasdaq menguat tipis 1,08 poin (0,1 persen) menjadi 1.626,80 karena masih tersisanya kekecewaan terhadap laporan Intel.

Pada awal perdagangan Wall Street sempat terpuruk saham-saham teknologi karena tertekan laporan Intel yang memperkirakan penjualan PC akan berada di dasar, meski raksasa mikroprosesor tersebut mempublikasikan pendapatannya lebih dari perkiraan.


Para analis mengatakan, para investor menemukan pertimbangan untuk meyakini resesi yang telah berjalan 16 bulan ini mungkin mendekati posisi dasarnya.

The Federal Reserve, dalam laporan "Beige Book" mengatakan, resesi telah mendalam, setelah sebuah survei aktivitas ekonomi dipetik dari 12 distrik bank sentral.

Tetapi, berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari awal Maret hingga 6 April, lima dari 12 distrik yang disurvei mencatat sebuah "langkah penurunan yang moderat" sementara beberapa distrik juga "memperlihatkan sinyal aktivitas di beberapa sektor stabil pada sebuah level terendah," kata the Fed.

"Ini konsisten dengan data baru-baru ini yang telah menunjukkan perbaikan dalam beberapa sektor ekonomi, terutama konsumsi dan perumahan," kata Michelle Meyer dari Barclays Capital.

Brian Bethune, kepada ekonom finansial AS pada IHS Global Insight, mengatakan the Fed dalam Beige Book terakhir melaporkan "sebuah pengurangan moderat" dalam tingkat kontraksi keseluruhan, yang pada kuartal keempat 2008 turun tajam 6,3 persen.

"Beberapa kerdipan dari perbaikan konsisten dengan sebuah tingkat pengurangan dari kontraksi dalam kuartal kedua; namun kami masih jauh jaraknya dari pergerakan untuk pemulihan," kata Bethune.

Data terbaru menunjukkan produksi industri menyusut ke level terendah dalam satu dekade pada Maret dan inflasi tahuann turun untuk pertama kalinya dalam 54 tahun terakhir.

Produksi industri AS pada Maret turun untuk kali kelima bulan berturut-turut, sebesar 1,5 persen, ke level terendah dalam satu dekade, data Federal Reserve menunjukkan. Penurunan pada Maret, lebih curam dari pada ekspektasi sebagian besar analis turun 0,9 persen.

Dalam hal inflasi, harga konsumen turun dalam penyesuaian berkala sebesar 0,1 persen pada Maret dari Februari dan turun 0,4 persen dari periode sama tahun lalu, merupakan penurunan tahunan pertama kalinya dalam 54 tahun di tengan pelambatan ekonomi, menurut  data departemen tenaga kerja.

Beberapa analis mencatat pasar tampak sudah mantap pada akhir perdagangan. Rally (kenaikan panjang) pada akhir Rabu, menutup sebuah sesi yang meragukan. Saham-saham dibuka turun, memperpanjang penurunan Selasa, didorong oleh penurunan penjualan ritel yang mengejutkan. Indeks Dow merosot 1,71 persen.

Di antara saham-saham dalam fokus, saham Intel merosot 2,44 persen menjadi 15,62 dollar AS. Penurunan Intel menyeret saham eknologi lainnya. Microsoft turun 2,69 persen menjadi 18,83 dollar AS dan IBM turun 0,42 persen menjadi 98,85 dollar AS.

Produsen produk konsumen Procter & Gamble naik 3,17 persen menjadi 48,75 dollar AS setelah mengumumkan dividennya naik 10 persen.

Pasar obligasi juga berayun ke dalam teritorial positif dari awal yang keras. Imbal hasil (yield) pada obligasi negara AS berjangka 10-tahun turun menjadi 2,759 persen dari 2,786 persen pada Selasa, pada obligasi negara berjangka 30-tahun turun menjadi 3,647 persen dari 3,657 persen. Harga dan yield obligasi bergerak dalam arah berlawanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau