Casingnya merah menyala ala Ferari, dengan bagian pinggir-pinggirnya yang sedikit lebih rendah – sekilas mirip kap mobil. Mengilap bagai habis dipoles – yang juga rentan mengumpulkan jejak sidik jari siapa pun yang memegangnya. Namun hanya casing atasnya yang merah menyala, sedangkan sisa notebook ini berbalut warna hitam pekat. Ini termasuk baterenya yang menonjol ke luar di bagian belakang dan juga membuat notebook agak terungkit ke atas.
Tombol tidak Menonjol
Berbeda dengan notebook lain yang pernah kami uji, MSI EX-300 tidak memiliki tombol on/off yang menonjol. Alhasil saat menggunakannya untuk pertama kali kami sempat bingung mencari-cari tombol tersebut. Ternyata tombol tersebut – dan tiga tombol lain – ada di panel atas keyboard, dan memang tidak menonjol. Deretan tombol ini rata dengan panel dan dibingkai dengan motif bertitik berwarna merah terang, seterang casingnya. Agak sulit menekan tombol-tombol ini kalau tidak terbiasa.
Paling kiri adalah tombol ECO, yang digunakan untuk mengatur moda/profil catudaya yang ingin dipakai. Pilihannya adalah moda Presentation, Gaming, Office, Movie, Turbo Battery, dan Off. Selain pilihan yang tersedia, kita masih bisa mengatur sendiri setting daya melalui Windows Power Management Tool.
Tepat di sebelah tombol ECO adalah tombol untuk mengaktifkan Webcam. Sebelah kanannya adalah tombol untuk mengaktifkan fitur Wi-Fi. Lalu berderet di sebelah kanan tombol Wi-Fi adalah tombol untuk keperluan multimedia: Play/Stop, Forward, Backward. Paling kanan barulah tombol on/off, yang akan menyala biru terang saat notebook aktif.
Mengapit deretan tombol ini adalah sepasang speaker stereo. Sayang, suara speaker ini kurang kuat. Kami sarankan Anda menggunakan headphone atau menambahkan speaker eksternal jika ingin mendengarkan alunan musik yang mantap dari notebook ini.
Keyboard dan Sidik Jari
Ada keuntungan dari ‘diungsikannya’ tombol on/off dan tombol shortcut lainnya ke panel atas. Panel keyboard terasa lebih lega. Ukuran tuts pun normal, sehingga enak ditekan, apalagi jika tuts-tuts keyboard itu bisa dibuat lebih responsif.
Di bawah panel keyboard seperti biasa terdapat kotak touchpad. Berlainan dengan lazimnya, touchpad MSI EX-300 ini ditemani oleh scanner sidik jari yang menyatu di bagian bawah touchpad, diapit oleh tombol klik kanan/kiri.
Touchpad-nya – walaupun tidak dibekali driver Synaptic - cukup mulus saat dipakai. Sayang tombol kiri/kanan touchpad perlu tekanan yang lumayan keras.
Sementara itu scanner sidik jarinya cukup kecil, dan saat kami coba, perlu beberapa kali penyapuan jari. Fasilitas pengamanan via sidik jari ini diaktifkan dengan mendaftarkan beberapa jari yang masing-masing harus disapukan lima kali dan dinyatakan sah sebelum datanya disimpan dalam harddisk dan dienkripsi oleh sofware. Saran kami, jangan hanya mengandalkan sidik jari untuk mengamankan isi notebook Anda. Tetap kombinasikan dengan password sebagai tambahan pengamanan.
Fisik Batere Besar
Ada hal yang kami sayangkan pada MSI EX-300 ini. Bobotnya! Maklum kami terbiasa menenteng netbook yang dengan adaptor dan kabel daya tidak pernah melampaui angka 2kg. Sementara MSI EX-300 plus baterenya saja sudah berbobot 2,15kg.
Ini sebenarnya bisa dimaklumi. Sebab layar LCD MSI EX-300 lebih besar dibandingkan milik netbook yang mentok di 10,2”. MSI EX-300 ini berlayar 13,3” dengan resolusi 1280x800 – cukup halus untuk menikmati video.
Namun kelihatannya sumbangan bobot ini juga datang dari batere Li-Ion yang menyertai MSI EX-300. Ya, fisik batere ini memang besar dan juga berat. Batere ini memang agak lain. Ketika dipasang di notebook, batere akan menonjol keluar dari unit, seakan-akan untuk tempat memegang notebook.
Besarnya batere juga menyebabkan notebook seakan-akan terungkit di arah belakang dan menurun ke arah depan. Ini punya nilai positif, karena ternyata menyebabkan posisi notebook menjadi lebih enak dipakai saat mengetik.
Fitur Lengkap
Dari sisi kelengkapan, EX300 lengkap. Wi-Fi ada, begitu juga Bluetooth. Sebuah port USB/eSATA, port HDMI, slot ExpressCard 54, gigabit Ethernet, SD card reader tampil di sisi kanan unit. Sementara sisi kiri memamerkan lubang security lock, VGA-out, gigabit Ethernet (LAN), port USB dan DVD+-RW drive.
Kinerja Baik
Awalnya kami tidak menanamkan harapan terlalu tinggi pada notebook 13,3” ini. Namun ternyata kartu grafis Radeon HD3450-nya cukup baik, seperti terekam pada 3DMark 2006 yang berskor 2066. Artinya, notebook ini cukup mumpuni untuk dipakai bermain game, apalagi kalau game-game itu sudah agak berumur.
Sementara itu skor PCMark Vantage yang 3553 menunjukkan bahwa notebook ini mantap menjalankan tugas-tugas kantor dan produktivitas.
Daya tahan baterenya pun termasuk baik. Saat dipakai memutar DVD video, batere bawaannya itu mampu bertahan sampai 2 jam 37 menit. Skor Battery Eater-nya juga impresif, mencatatkan waktu 1 jam 43 menit. Maklumlah batere ini berkapasitas ‘agak’ besar, 4800mAh dengan enam sel.
Jika Anda menyukai notebook yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil, MSI EX300 bolehlah dijadikan salah satu pilihan. Kinerjanya cukup baik. Kelengkapannya bagus. Tampilannya menyita perhatian. Daya tahan baterenya pun tidak mengecewakan.
PLUS: Warna cantik; lengkap.
MINUS: Fisik batere menonjol dan besar; agak berat.
SKOR PENILAIAN
(maksimal 5)
Kinerja: 4
Fasilitas: 4
Penggunaan: 4
Harga: 4
SKOR TOTAL: 4
Hasil Uji
Menilik spesifikasinya, MSI EX300 bolehlah ditandingkan dengan BenQ Joybook S33-LE03. Ukuran layarnya sama, 13,3”. Begitu pula prosesor dan chipset-nya. Namun dari sisi kinerja, khususnya grafis, MSI EX300 jauh lebih unggul dibandingkan BenQ Joybook S33-LE03. Ini antara lain juga karena pengaruh RAM. Milik BenQ hanya setengahnya MSI.
Uji | MSI EX300 (Intel Core 2 Duo P8400 2,25GHz, RAM 2GB, Intel Cantiga PM45, 13,3”, Win Vista Home Premium) | Lenovo IdeaPad G430 (Intel Core 2 Duo P8400 2,25GHZ, RAM 1GB, Intel Cantiga GM45/GM47, 13,3”, Win Vista) |
Kinerja | ||
Cinebench R10 | 4659 CB-CPU | 4618 CB-CPU |
4 menit 7detik | 3 menit 10 detik | |
PCMark Vantage | 3553 | - |
Membuat video | 112 | 61 |
Encoding Video | 16 menit 15 detik | 16 menit 28 detik |
Encoding Audio | 2 menit 55 detik | 2 menit 56 detik |
3DMark 2006 | 2066 | 675 |
Daya Tahan Batere | ||
Memutar HD Video | 2 jam 37 menit 8 detik | 1 jam 52 menit 44 detik |
Battery Eater 05 | 1 jam 43 menit 48 detik | 1 jam 20 menit 38 detik |
RAM : 2GB DDR2
Kartu grafis : ATI Mobility Radeon HD3450 (256MB)
Kartu Suara : Realtek High Definition Audio (ALC888)
Harddisk : WDC WD2500BEVS (250GB)
Optical drive : DVD Super Multi
Fasilitas : LAN, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth, 3-in-1 card reader (SD/MMC/MS), 3 USB, kamera Web 1,3MP, port VGA, jack mike, jack headhone
Layar : 13,3" WXGA 1280x800 pixel
Batere : Li-Ion 6-cell 4800mAh
Bobot (termasuk batere 6-cell): 2,154kg
Garansi : 1 tahun (batere, suku cadang, ongkos)
Situs Web : www.msi.com.tw
*Alfa Artha Andhaya, (021) 622-00000
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang