Harga Emas Turun 18 Persen

Kompas.com - 19/04/2009, 15:13 WIB

LAPORAN WARTAWAN TRIBUN LAMPUNG, FERIKA OKWAROMANTO

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Harga emas di sejumlah pasar di Bandar Lampung, sepekan terakhir mengalami penurunan berkisar 14  hingga 18 persen. Hal itu berdasarkan pantauan Tribun Lampung (Group of Regional Newspaper Kompas Gramedia yang sebentar lagi akan terbit di Bandar Lampung), di toko emas Pasar Bambu Kuning, Pasar Tengah, Jalan Pemuda, dan toko emas  tersebar di Jalan Batu Sangkar, Tanjung Karang Barat, Minggu (19/4).

Meski mengalami penurunan, harga emas tetap dijual dengan harga bervariasi. Misalnya, emas 24 karat (kadar 100 persen), kini rata-rata dijual Rp 290 ribu. Pekan sebelumnya, harga jualnya mencapai Rp 350 ribu. Sedangkan, emas 22 karat (80 persen), dijual dengan harga Rp 250 ribu. Padahal sebelumnya menyentuh angka Rp 300 ribu. Emas muda kadar 70 persen Rp 230 ribu, sebelumnya Rp 280 ribu.

Fajar (30), pemilik Toko Emas Paris, di Pasar Bambu Kuning mengatakan, penurunan harga emas dipicu  oleh menguatnya kurs rupiah, setelah rupiah bergerak pada angka 12.000 per dollar. Sekarang rupiah menguat menjadi  10.800 per dollar. Walau harga emas turun, konsumen malah banyak yang menjual emas. "Biasanya, sebelum harga emas turun konsumen banyak yang membeli  emas. Kira-kira sehari  mencapai 200 gram. Tapi sekarang banyak yang menjual emas, " ujarnya.

Rully (37), warga Sukarame yang sedang menjual emas di Toko Fajar mengatakan, "Saya menjual emas karena desakan ekonomi dan kebutuhan anak-anak sekolah dalam menghadapi ujian sekolah," katanya. Berbeda dengan Sofia (24), seorang mahasiswa yang sedang menjual emas di Toko Murni. "Saya menjual emas, karena info yang saya dapatkan, harga emas masih tinggi. Dengan menjual emas, saya masih mendapatkan  keuntungan Rp 10.000," ujar mahasiswa asal Palembang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau